Ilustrasi penilaian (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
Ia memaparkan, ada delapan aspek penilaian merit system yaitu perencanaan kebutuhan, pengadaan, pengembangan karier, promosi dan mutasi, manajemen kinerja, penggajian penghargaan dan disiplin, perlindungan dan pelayanan, dan sistem informasi.
“Nah, di sistem informasi ini kita nilainya nol. Padahal dipenilaian lainnya kita sudah baik. Hanya saja ketika diakumulasikan nilainya jadi kecil,” ungkapnya.
Ia mengaku BKD kota juga sempat menanyakan alasan penilaian buruk ini kepada KASN. Kemudian pihak KASN juga mengakui bahwa aspek lainnya sudah terpenuhi, namun penilaian sudah masuk lebih dulu ke pusat sebelum kunjungan KASN ke Bandar Lampung.
“Jadi mereka bilang, kalau kita lengkapi yang poin kedelapan itu, Insya Allah di 2022 nilai kita bisa bagus,” ungkapnya.
Ia menjelaskan saat ini pihak pemkot juga masih mempelajari merit system yang perwalinya memang baru ditanda tangani akhir tahun lalu.
“Merit system kan tidak bisa terealisasi jika tidak ada perwali, sedangkan perwali mengenai merit system baru terbentuk Desember 2021. Setelah perwali terbentuk pun kita perlu perangkat untuk menunjang itu. Kita sedang proses menuju kesana dengan berkoordinasi dengan kominfo juga,” ungkapnya.