Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Bara Api Padam, Tim Pergoki Ada Upaya Pembakaran Kembali TPA Bakung

Bara Api Padam, Tim Pergoki Ada Upaya Pembakaran Kembali TPA Bakung
Pemadaman bara api di TPA Bakung. (IDN Times/Rohmah Mustaurida)
Share Article

Bandar Lampung, IDN Times - Meski bara api di TPA Bakung sudah dipastikan padam semua, tim gabungan terdiri dari dinas damkar, BPBD, DLH dan satpol PP sampai saat ini masih berjaga di lokasi TPA. Itu guna untuk mencegah adanya upaya pembakaran TPA secara sengaja.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan ketika dikonfirmasi IDN Times, Rabu (25/10/2023).

“(Bara api) sudah padam. Tapi tim satgas gabungan masih standby dan monitor di lokasi sejak Jumat malam (20/10/2023) untuk antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Anthoni.

1. Tim gabungan sempat memergoki beberapa oknum diduga pelaku pembakaran TPA Bakung

Pemadaman bara api di TPA Bakung. (IDN Times/Rohmah Mustaurida)
Pemadaman bara api di TPA Bakung. (IDN Times/Rohmah Mustaurida)

Kecurigaan tersebut terbukti, di mana dua hari setelah pemadaman selesai dilakukan atau Minggu malam (22/10/2023), Anthoni mengatakan tim gabungan sempat memergoki beberapa orang sedang mencoba untuk kembali membakar TPA Bakung.

“Iya benar. Sayang (pelakunya) gak ketangkap mbak karena sudah kabur ke gunung (di belakang TPA Bakung). Dugaan kami itu ada lebih dari satu orang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tim gabungan menemukan ada bekas bakaran baru dan rokok masih menyala. Melihat hal itu tim gabungan langsung mematika bara api dan memastikan tidak ada sumber api yang dapat menimbulkan kebakaran.

2. Pemadaman kebakaran telah menghabiskan sekitar 2 juta liter air

Tumpukan sampah TPA Bakung yang terbakar. (IDN Times/Rohmah Mustaurida)
Tumpukan sampah TPA Bakung yang terbakar. (IDN Times/Rohmah Mustaurida)

Untungnya, Anthoni menambahkan sejak Minggu malam sampai hari ini pihaknya tidak lagi menemukan adanya upaya-upaya pembakaran sengaja lagi dari beberapa oknum tak bertanggung jawab.

“Alhamdulillah gak ada lagi setelah itu. Tapi kami akan tetap melakukan penjagaan selama 24 jam di wilayah TPA Bakung. Shiftnya pun masih sama yakni pagi jam 8 sampai sore jam 4, jam 4 sampai jam 12 malam, jam 12 malam sampai jam 8 pagi,” ujarnya.

Ia menyampaikan, luas kebakaran TPA Bakung secara keseluruhan hingga saat ini mencapai 5 hektare lebih dan sudah menghabiskan sekitar 2 juta liter air.

3. Tim gabungan telah melaporkan upaya pembakaran kembali TPA ke DLH agar bisa diusut polresta

Asap dari Kebakaran di TPA Bakung. (IDN Times/Rohmah Mustaurida)
Asap dari Kebakaran di TPA Bakung. (IDN Times/Rohmah Mustaurida)

Sedangkan untuk pengusutan kasus kebakaran secara hukum, Anthoni mengatakan pihaknya belum melakukan koordinasi dengan Polresta Bandar Lampung. Itu karena, pihaknya tak memiliki wewenang untuk melakukan laporan.

“Tapi kami tim satgas gabungan sudah infokan ke DLH sebagai pemilik dan pengelola TPA Bakung atas penemuan dugaan pelaku pembakaran tersebut karena yang berhak melaporkan ke polisi adalah DLH,” jelasnya.

Selain itu, Anthoni menambahkan untuk sementara penjagaan akan terus dilakukan sampai Jumat (27/10/2023). Setelah itu akan dilakukan rapat evaluasi kembali dari berbagai OPD untuk memutuskan penjagaan akan diperpanjang atau tidak.

Share Article
Editorial Team

Latest News Lampung

See More