Bandar Lampung, IDN Times — Aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) dinilai mulai menurun dibandingkan beberapa hari sebelumnya. Namun, kondisi tersebut belum berarti aktivitas gunung api di Selat Sunda itu telah berhenti sepenuhnya.
Ahli Kebencanaan Institut Teknologi Sumatera (ITERA), Ikah Ning P.P, mengatakan penurunan aktivitas GAK terlihat dari pemantauan visual yang dilakukan secara langsung.
Menurutnya, kolom yang keluar dari gunung saat ini lebih didominasi warna putih yang diduga merupakan uap air. Sementara abu vulkanik masih terlihat, tetapi jumlahnya tidak lagi dominan seperti sebelumnya.
"Kalau secara visual memang sudah aktivitasnya lebih menurun dibanding yang sebelumnya. Namun demikian, masih ada aktivitas mengeluarkan energi dari si Anak Gunung Krakatau, sehingga kita harus masih tetap waspada," katanya, Selasa (9/9/2026).
