Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
2024 Investasi di Bandar Lampung Tembus Rp 1,5 Triliun
Ilustrasi investasi (pexels.com/Jakub Zerdzicki)
  • Pemkot Bandar Lampung mencatat realisasi investasi hingga triwulan III tahun 2024 mencapai Rp 1,5 triliun.
  • Kepala DPMPTSP optimis target investasi tahun ini sebesar Rp 3,2 triliun dapat tercapai setelah memperhitungkan data investasi di triwulan IV.
  • Investasi terbesar berasal dari PMDN yang mencapai lebih dari Rp 1 triliun, sedangkan PMA mencapai Rp 466 miliar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandar Lampung, IDN Times – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung mencatat realisasi investasi hingga triwulan III 2024 mencapai Rp1,5 triliun.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bandar Lampung, Muhtadi Arsyad Temenggung jumlah tersebut masih belum memenuhi target investasi tahun ini sebesar Rp3,2 triliun.

"Tapi kami optimis target tersebut akan tercapai setelah memperhitungkan data investasi di triwulan IV," katanya, Senin (3/2/2025).

1. Masih menunggu dari Provinsi Lampung

Kepala DMPTSP Muhtadi Arsyad Temenggung. (IDN Times/Muhaimin)

Muhtadi menyampaikan, angka investasi tersebut masih sementara karena pihaknya masih menunggu laporan dari Provinsi Lampung.

"Realisasi investasi baru sampai triwulan ke III, kita masih menunggu laporan dari Pemerintah Provinsi," ujarnya.

2. Masih dibawah target

Ilustrasi menentukan target (pexels.com/Khwanchai Phanthong)

Muhtadi menjelaskan, meskipun angka investasi sudah mencapai Rp1,5 triliun, masih berada di bawah target tahunan.

"Kendati demikian, kita optimis bahwa realisasi investasi akan terus meningkat, terutama setelah memasukkan data dari triwulan IV," ungkapnya.

3. PMDN investasi terbesar

Pinterst

Berdasarkan data yang ada, Muhtadi membeberkan investasi terbesar berasal dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang mencapai lebih dari Rp1 triliun.

"Sedangkan untuk Penanaman Modal Asing (PMA), Bandar Lampung juga berhasil mencatatkan investasi senilai Rp 466 miliar," bebernya.

Dengan sisa waktu di triwulan IV, DPMPTSP berharap angka investasi akan terus bertambah, mengejar kekurangan yang ada agar dapat memenuhi target yang ditetapkan.

Editorial Team

Related Article