Wali Kota Balam Harap Kerja Sama Stakeholder Antisipasi Curanmor

- Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap kerja sama pemangku kepentingan dapat menjaga keamanan khususnya terkait pencurian sepeda motor.
- Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menekankan pentingnya koordinasi dengan pihak Polres dan TNI untuk mencegah curanmor.
- Aksi tembak polisi terhadap pelaku begal terjadi di Kedamaian, Bandar Lampung, serta pengemudi taksi online nyaris menjadi korban pembegalan.
Bandar Lampung, IDN Times - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung mengharapkan kerja sama antar pemangku kepentingan untuk menjaga keamanan khususnya pencurian sepeda motor (Curanmor) di kota Tapis Berseri ini.
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana mengatakan, pemerintah sudah berupaya menjaga keamanan bagi warga. "Kalau pemerintah sudah berupaya dengan ada linmas dan juga selalu koordinasi dengan pihak Polres dan TNI, katanya, Sabtu (1/2/2025).
1. Antisipasi

Eva berharap, upaya yang dilakukan Pemkot Bandar Lampung, curanmor dapat diantisipasi sehingga tidak ada lagi warga yang kehilangan kendaraan.
"Ini bukan hanya tugas Kota Bandar Lampung aja tapi semua aparat juga. Mudah-mudahan dengan kita jaga bersama sama curanmor tidak ada lagi," ujarnya.
2. Curanmor bersenjata

Diketahui, terjadi aksi tembak polisi bak film aksi kepada tersangka begal terjadi di Kedamaian, Bandar Lampung, Kamis (30/1/2025) siang.
Dalam video yang beredar para pelaku mengenakan helm tampak berlarian dikejar oleh para warga. Tak lama kemudian, seorang pria berbaju putih (polisi) keluar dari mobil biru ikut mengejar pelaku.
Namun pelaku sempat melakukan perlawanan dengan melepaskan tembakan ke arah warga. Petugas yang terdesak langsung memberikan tindakan tegas terukur terhadap pelaku curanmor dengan melepaskan beberapa kali tembakan ke arah pelaku.
3. Begal taksi online

Dihari yang sama dengan curanmor bersenjata, seorang pengemudi mobil taksi online Endrik (41) nyaris menjadi korban pembegalan oleh tiga penumpang diangkutnya, Kamis (30/1/2025).
Berdasarkan keterangan korban, sebelum pelaku menikamnya, sempat diminta untuk memutar-mutar terlebih dahulu. Namun, saat sampai di tempat kejadian perkara (TKP) pelaku langsung menikam korban.
“Posisinya jendela saya buka, dia masih minta muter-muter terus saya buka kan jendelanya, dia bilang bang tutup bang jendelanya, pas sampe sini (TKP) dia ngeluarin sajam nusuk saya,” katanya.



















