Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Sambut Ramadan 1443 H, OAIL ITERA Berencana Amati Hilal Syaban

Sambut Ramadan 1443 H, OAIL ITERA Berencana Amati Hilal Syaban
UPT Observatorium Astronomi ITERA Lampung (OAIL) merencanakan bakal mengamati Hilal Sya’ban atau satu bulan menjelang Ramadhan 1443 H. (IDN Times/Istimewa)

Lampung Selatan, IDN Times - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Observatorium Astronomi ITERA Lampung (OAIL) merencanakan bakal mengamati Hilal Sya’ban atau satu bulan menjelang Ramadhan 1443 H. Pengamatan itu dilaksanakan di Stasiun Pengamatan Bulan internasional ITERA, Kamis (3/3/2022).

Pengamatan mendatang juga akan memanfaatkan Teleskop OZT dan dilakukan oleh tim OAIL ITERA. Selain itu, disiarkan secara streaming sebagai edukasi kepada masyarakat luas, khususnya di Provinsi Lampung.

"Kegiatan ini menjadi bagian kegiatan rutin UPT OAIL sejak 2017. Pengamatan hilal Sya’ban dilakukan merupakan rangkaian pengamatan hilal jelang Ramadhan 1443 Hijriah, yang akan kembali diamati pada awal April mendatang untuk memastikan awal bulan Ramadhan," ujar Kepala UPT OAIL ITERA, Hakim L. Malasan, Kamis (24/2/2022).

Tanggal 1 Rajab 1443 pada 3 Februari 2022

UPT Observatorium Astronomi ITERA Lampung (OAIL) merencanakan bakal mengamati Hilal Sya’ban atau satu bulan menjelang Ramadhan 1443 H. (IDN Times/Istimewa)
UPT Observatorium Astronomi ITERA Lampung (OAIL) merencanakan bakal mengamati Hilal Sya’ban atau satu bulan menjelang Ramadhan 1443 H. (IDN Times/Istimewa)

Lebih lanjut Hakim mengatakan, penanggalan awal bulan Hijriah ditandai terlihatnya atau terhitung dapat terlihatnya bulan sabit muda (hilal) saat Matahari tenggelam pada 29 bulan Hijriah. Namun jika sebaliknya, maka tanggal pada bulan Hijriah akan digenapkan menjadi 30 hari.

Menurutnya, memasuki tahun ini 1 Rajab 1443 jatuh pada 3 Februari 2022, sehingga 29 Rajab 1443 H bertepatan pada 3 Maret 2022.

"Konjungsi toposentrik terjadi pada 3 Maret 2022 pukul 00.21. Pada saat Matahari terbenam pada pukul 18.18, Bulan akan berada di atas horizon barat dengan umur Bulan 17 jam 57 menit," terang dia.

Pengamatan hilal menggunakan Teleskop OZT-ALTS

UPT Observatorium Astronomi ITERA Lampung (OAIL) merencanakan bakal mengamati Hilal Sya’ban atau satu bulan menjelang Ramadhan 1443 H. (IDN Times/Istimewa)
UPT Observatorium Astronomi ITERA Lampung (OAIL) merencanakan bakal mengamati Hilal Sya’ban atau satu bulan menjelang Ramadhan 1443 H. (IDN Times/Istimewa)

Berdasarkan penghitungan tersebut, Hakim juga menjelaskan, ketinggian Bulan pada saat Matahari tenggelam sudah mencapai +08°:21′:11″ dan azimut Bulan sebesar +263°:35′:42″ atau sekitar +09°:29′:31″ dari lokasi Matahari terbenam. itu dengan elongasi sebesar +09°:30′:13″.

"UPT OAIL akan mengamati hilal di Taman Alat MKG ITERA Lampung pada 3 Maret 2022, dengan menggunakan Teleskop OZT-ALTS," katanya.

Hasil pengamatan akan diumumkan di medsos OAIL ITERA

Berkaitan pandemik COVID-19 yang sedang terjadi di Indonesia, sesuai protokol nasional, Hakim turut memastikan, UPT OAIL tidak akan membuka pengamatan untuk masyarakat umum. Hal itu guna menghambat penularan dari wabah tersebut di Lampung, khususnya lingkungan kampus ITERA.

"Walau kegiatan ini dikategorikan tertutup, UPT OAIL akan melaporkan kondisi pengamatan melalui media sosial instagram, @oail.itera. Kiranya langit cerah dapat menyertai kegiatan ini," ujarnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Tama Wiguna
Martin Tobing
Tama Wiguna
EditorTama Wiguna
Follow Us

Latest News Lampung

See More

Rektor UIN Raden Intan Lantik Warek hingga Dekan Baru 2026-2030

14 Mar 2026, 18:01 WIBNews