Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Way Kambas Buka Lagi, Ini 4 Wisata Alam Seru selain Melihat Gajah
Potret Taman Nasional Way Kambas (instagram.com/tamannasioanalwaykambas)
  • Taman Nasional Way Kambas kembali dibuka sejak 30 Mei 2026 dengan konsep wisata terbatas, menekankan kesejahteraan satwa, edukasi konservasi, dan pelestarian ekosistem.
  • Pusat Konservasi Gajah masih direvitalisasi, sementara pengunjung dapat menikmati aktivitas seperti Safari Night dan jungle tracking untuk menjelajahi hutan serta mengenal kehidupan liar Sumatra.
  • Wisatawan juga bisa mencoba animal watching dan river trip guna mengamati satwa di habitat aslinya, menghadirkan pengalaman berwisata yang lebih bertanggung jawab dan edukatif.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Lampung Timur, IDN Times - Setelah hampir lima bulan ditutup, wisata alam Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, akhirnya kembali menerima kunjungan wisatawan. Kawasan konservasi menjadi rumah bagi Gajah Sumatra dan berbagai satwa liar itu sempat menghentikan layanan wisata sejak 15 Januari 2026 untuk memfokuskan penanganan konflik gajah liar yang membutuhkan perhatian penuh.

Kini, Way Kambas hadir dengan konsep wisata lebih eksklusif dan terbatas. Pengelola tidak lagi hanya menawarkan pengalaman berwisata, tetapi juga mengedepankan kesejahteraan satwa (animal welfare), edukasi konservasi, dan pelestarian ekosistem.

Pengunjung diajak menikmati alam dengan cara yang lebih bertanggung jawab tanpa mengganggu kehidupan satwa di habitatnya.

Lalu, seperti apa wajah baru wisata di Way Kambas? Aktivitas apa saja yang bisa dinikmati pengunjung saat berkunjung ke kawasan konservasi kebanggaan Lampung ini? Berikut IDN Times rangkum ulasan selengkapnya.

1. Pusat konservasi gajah belum dibuka, jumlah kunjungan harian dibatasi

Taman Nasional Way Kambas (instagram.com/tamannasionalwaykambas)

Taman Nasional Way Kambas (TNWK) kembali membuka layanan wisata mulai 30 Mei 2026. Pengelola memastikan kondisi kawasan kini telah kondusif untuk menerima kunjungan wisatawan. Sekaligus menggerakkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat dan pelaku UMKM di desa-desa penyangga sekitar taman nasional.

Meski demikian, wisatawan belum bisa mengunjungi seluruh area. Pusat Konservasi Gajah atau Pusat Latihan Gajah (PLG) Way Kambas masih menjalani proses revitalisasi guna meningkatkan kenyamanan dan keamanan fasilitas.

Sebab itu, pengunjung untuk sementara diarahkan menikmati berbagai aktivitas wisata lain yang tersedia di kawasan taman nasional.

Berbeda dari sebelumnya, wisata di Way Kambas kini menerapkan konsep wisata minat khusus dengan jumlah kunjungan dibatasi melalui kuota harian. Kebijakan ini diterapkan untuk menjaga habitat alami satwa tetap kondusif dari tingginya aktivitas manusia, sekaligus mendukung proses revitalisasi sarana dan prasarana yang masih berlangsung di kawasan Pusat Latihan Gajah.

Jika kuota harian atau kuota paket wisata telah terpenuhi, pemesanan akan ditutup sementara hingga kuota kunjungan kembali tersedia.

2. Ada wisata alam safari night dan jungle tracking

Taman Nasional Way Kambas Lampung (waykambas.org)

Meski Pusat Konservasi Gajah atau Pusat Latihan Gajah masih belum dibuka karena proses revitalisasi, bukan berarti pengalaman berwisata di Way Kambas jadi berkurang. Justru, pengunjung bisa mencoba berbagai aktivitas wisata alam yang menawarkan sensasi lebih dekat dengan kehidupan liar di habitat aslinya.

Lewat program Safari Night, pengunjung diajak menyusuri hutan hujan Sumatra ketika satwa-satwa nokturnal mulai aktif mencari makan. Gelapnya hutan, suara alam yang bersahutan, hingga kemungkinan bertemu penghuni malam menjadikan aktivitas ini salah satu pengalaman paling berkesan di Way Kambas.

Bagi yang suka petualangan, jungle tracking wajib dicoba. Aktivitas ini mengajak pengunjung berjalan menyusuri jalur hutan sambil mengenal lebih dekat ekosistem Way Kambas.

Jika beruntung, kamu bisa mendengar suara owa Sumatra dan siamang dari kejauhan, melihat berbagai jenis burung, hingga menemukan jejak mamalia besar yang melintas di kawasan hutan.

3. Cobain juga keseruan animal watching dan river trip, mengamati satwa liar di habitat aslinya

Potret Way Kanan di Taman Nasional Way Kambas (waykambas.org)

Kamu juga wajib mencoba wisata Animal Tracking karena Way Kambas merupakan rumah bagi beragam satwa liar khas Sumatra. Melalui aktivitas ini, pengunjung berkesempatan mengamati langsung kehidupan burung, primata, hingga mamalia yang hidup bebas di alam.

Momen paling dinanti tentu ketika berhasil melihat gajah liar atau siamang yang sedang beraktivitas di habitatnya. Jika ingin menikmati suasana hutan dengan cara yang lebih santai, river trip bisa menjadi pilihan.

Pengunjung akan diajak menyusuri sungai menggunakan perahu sambil menikmati panorama hutan yang masih asri. Dari atas perahu, wisatawan dapat mengamati berbagai jenis burung, primata, mamalia, hingga reptil yang hidup di sepanjang tepian sungai.

Dengan konsep wisata yang lebih terbatas dan mengutamakan kesejahteraan satwa, aktivitas-aktivitas ini menawarkan pengalaman berbeda. Bukan sekadar berlibur, tetapi juga belajar mengenal dan menghargai kehidupan liar yang menjadi bagian penting dari ekosistem Way Kambas.

Editorial Team

Related Article