Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Warga Muslim Labuhan Dalam Patroli Jaga Kondusivitas Nyepi 2026

Warga Muslim Labuhan Dalam Patroli Jaga Kondusivitas Nyepi 2026
Lurah dan warga Labuhan Dalam saat sedang Patroli di hari Nyepi. (IDN Times/Muhaimin)
Intinya Sih
  • Warga Muslim Labuhan Dalam melakukan patroli menjaga keamanan saat umat Hindu menjalankan Hari Raya Nyepi 2026 sebagai wujud toleransi dan kerukunan antarumat beragama.
  • Lurah Firdaus Uganda menyebut sekitar 20 persen warga di Labuhan Dalam beragama Hindu, namun hubungan sosial dan keharmonisan antarwarga tetap terjaga baik.
  • Pemerintah kelurahan mengimbau kegiatan takbiran dilakukan tanpa pengeras suara keras serta menghindari area rumah warga Hindu agar ibadah Nyepi berlangsung tenang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandar Lampung, IDN Times – Warga Kelurahan Labuhan Dalam, Kota Bandar Lampung patroli keliling di lingkungan tempat tinggal mereka saat umat Hindu menjalankan ibadah Hari Raya Nyepi, Kamis (19/3/2026).

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan ibadah berlangsung aman dan kondusif.

Lurah Labuhan Dalam, Firdaus Uganda, mengatakan, patroli tersebut merupakan bentuk komitmen warga dalam menjaga toleransi antarumat beragama di wilayahnya.

“Hari ini umat Hindu melaksanakan Hari Raya Nyepi. Jadi kami umat beragama Islam di Kelurahan Labuhan Dalam memiliki komitmen untuk menjaga kerukunan antarumat beragama,” katanya.

1. Bentuk toleransi

community.idntimes.com
Lurah dan warga Labuhan Dalam saat sedang Patroli di hari Nyepi. (IDN Times/Muhaimin)

Firdaus menjelaskan, aparat kelurahan bersama pamong dan warga ikut membantu menjaga ketertiban serta keamanan di lingkungan yang dihuni umat Hindu selama perayaan Nyepi berlangsung.

Menurut Firdaus, sikap saling menghormati ini sudah menjadi tradisi yang terbangun sejak lama di tengah masyarakat Labuhan Dalam.

“Ketika umat Hindu menjalankan Nyepi, kami ikut membantu menjaga keamanan. Begitu juga saat kami umat Muslim merayakan Idul Fitri, umat Hindu ikut membantu menjaga ketertiban, misalnya membantu parkir di wilayah kami,” jelasnya.

2. Ada 20 persen warga Hindu

community.idntimes.com
Lurah Labuhan Dalam saat patroli untuk hari raya Nyepi. (IDN Times/Muhaimin)

Firdaus menjelaskan, jumlah warga Hindu di Kelurahan Labuhan Dalam cukup signifikan. Diperkirakan sekitar 20 persen dari jumlah warga Muslim di wilayah tersebut.

Meski berbeda keyakinan, ia memastikan hubungan sosial antarwarga tetap terjaga dengan baik.

“Jumlah warga Hindu disini 20 persen atau 350an KK. Alhamdulillah, kerukunan antarumat beragama di Labuhan Dalam berjalan dengan baik,” ujarnya.

3. Takbiran tanpa pengeras suara di luar

community.idntimes.com
Lurah Labuhan Dalam saat patroli untuk hari raya Nyepi. (IDN Times/Muhaimin)

Terkait kemungkinan adanya pawai takbiran yang bertepatan dengan pelaksanaan Nyepi, pihak kelurahan telah menyiapkan langkah antisipasi agar tidak mengganggu umat Hindu yang sedang beribadah.

Firdaus mengatakan kegiatan takbiran tetap akan mengikuti arahan dari pemerintah. Namun masyarakat diimbau untuk menyesuaikan pelaksanaannya dengan kondisi lingkungan sekitar.

“Kalau nanti malam ada kegiatan pawai takbiran, kami tidak akan menggunakan sound system yang terlalu keras. Selain itu kami juga akan menghindari melewati rumah-rumah warga Hindu yang sedang menjalankan Nyepi agar tidak mengganggu ibadah mereka,” jelasnya.

Ia berharap, sikap saling menghargai tersebut dapat terus dijaga sehingga kerukunan antarumat beragama di Bandar Lampung tetap terpelihara.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest News Lampung

See More