Lampung Selatan, IDN Times - Limbah penyulingan minyak kayu putih di Dusun Muhajirun, Desa Negararatu, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, mulai diolah agar lebih bermanfaat bagi lingkungan. Tim dosen dan mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (Itera) memperkenalkan sejumlah inovasi untuk mengurangi limbah sekaligus menjaga ketersediaan resapan air.
Ada tiga inovasi diperkenalkan, yakni pemanfaatan hidrosol sebagai bahan pestisida organik, pembuatan lubang resapan biopori, serta pengolahan limbah cair menggunakan biofilter. Program tersebut dilaksanakan melalui Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Desa Binaan Berdampak.
Berikut tiga inovasi yang diperkenalkan tim Itera untuk membantu warga mengelola limbah penyulingan minyak kayu putih.