- KA Rajabasa: Melayani 848 penumpang dengan tujuan Kertapati (Palembang) pada pukul 08.30 WIB.
- KA Setabas 1-2: Melayani total 768 penumpang tujuan Baturaja dan Martapura yang terbagi dalam dua jadwal keberangkatan (pagi dan siang).
Tanpa APBD, Pemprov Lampung Berangkatkan 1.886 Peserta Mudik Gratis

- Sebanyak 1.886 peserta mudik gratis 2026 diberangkatkan Pemprov Lampung dari Stasiun Tanjungkarang, menandai komitmen pemerintah memfasilitasi warga merayakan Idulfitri di kampung halaman.
- Program mudik gratis ini tidak menggunakan dana APBD, melainkan hasil kolaborasi dengan berbagai perusahaan seperti PT Bukit Asam, Bank Lampung, dan Jasa Raharja.
- Tingginya animo masyarakat membuat armada bus ditambah menjadi sembilan unit, sementara moda kereta api tetap mendominasi dengan ribuan penumpang menuju Palembang, Baturaja, dan Martapura.
Bandar Lampung, IDN Times - Sebanyak 1.886 peserta program mudik gratis 2026 digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dilepas oleh Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela dari Stasiun Kereta Api Tanjungkarang, Senin (16/3/2026).
Jihan menyampaikan rasa syukur atas perluasan jangkauan mudik gratis tahun ini. Ia mengatakan, program ini menandai komitmen berkelanjutan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dalam memfasilitasi warga ingin merayakan Idul fitri di kampung halaman.
"Berbeda dengan tahun sebelumnya yang hanya menggunakan moda transportasi kereta api, tahun 2026 ini Pemprov Lampung turut menghadirkan moda transportasi bus," ujarnya dimintai keterangan.
1. Tegaskan tidak pakai dana APBD

Jihan melanjutkan, program mudik gratis ini merupakan bentuk implementasi dari ajaran untuk menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama. Oleh karenanya, ia berharap seluruh pemudik dapat sampai di tujuan dengan selamat dan merayakan lebaran dengan penuh kebahagiaan bersama keluarga tercinta.
"Semoga para pemudik lancar, bisa nyaman, menunaikan dan melaksanakan mudik dengan baik dan bertemu keluarga dalam keadaan sehat," katanya.
Mudik gratis kali ini disebut tidak menggunakan dana APBD, melainkan dengan kolaborasi dan partisipasi berbagai pihak di antaranya, PT Bukit Asam, PT Bank Lampung, PT Sungai Budi, PT Jasa Raharja, PT BGR Logistik Indonesia, PT Bank BRI Wilayah Bandar Lampung, PT Inti Cakrawala Citra (Indogrosir), dan PT Bank BNI Cabang Tanjung Karang.
2. Animo masyarakat tinggi

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo melaporkan, program ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah untuk membantu masyarakat pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman, sekaligus menekan angka kecelakaan di jalan raya.
“Tujuan utama kami adalah memberikan kemudahan transportasi bagi masyarakat, mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalan, serta memastikan keselamatan perjalanan selama masa arus mudik lebaran,” ujarnya.
Pada tahun ini, tercatat sebanyak 1.886 orang mengikuti program mudik gratis yang terdiri dari masyarakat umum, mahasiswa, dan komponen masyarakat lainnya. "Dikarenakan tingginya animo masyarakat, panitia melakukan penambahan armada bus dari rencana awal 8 bus menjadi 9 bus," lanjut dia.
3. Pemudik transportasi kereta api mendominasi

Berikut rincian moda transportasi yang digunakan dalam program mudik gratis 2026 Pemprov Lampung:
Moda Kereta Api
Moda Bus
Sembilan unit bus dikerahkan untuk menjangkau wilayah yang tidak dilalui jalur kereta api, antara lain:
- Pesisir Barat (Krui): 3 bus (90 orang).
- Lampung Barat (Liwa): 3 bus (90 orang).
- Way Kanan (Blambangan Umpu): 2 bus (60 orang).
- Mesuji: 1 bus (30 orang).


















