Comscore Tracker

Duh! Mall di Bandar Lampung Diserbu Pengunjung, Prokes Diabaikan

Demi belanja, pengunjung rela berdesakan

Bandar Lampung, IDN Times - Sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Bandar Lampung diserbu pengunjung. Itu, seiring kian mendekati momen hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Berdasarkan pantauan IDN Times, Senin (10/5/2021) di beberapa pusat perbelanjaan seperti Central Plaza Lampung, Mall Kartini, Simpur Center, dan Mall Boemi Kedaton (MBK), Umumnya, pengunjung datang untuk belanja baju lebaran. Pengunjung rela berdesakan dan mengabaikan protokol kesehatan (prokes) untuk mencegah penularan virus COVID-19.

Prokes seperti menjaga jarak dan menghindari kerukunan menjadi hal yang sulit untuk diterapkan, di tengah padatnya hilir mudik warga mengunjungi setiap outlet di area lusatt perbelanjaan.

Bahkan, banyak warga membawa anak-anak yang melenggang tanpa masker. Sementara, untuk mereka yang sadar akan disiplin prokes, berupaya untuk tetap menjaga jarak meski terlihat sulit.

1. Terpaksa pergi ke mall guna lengkapi kebutuhan Idul Fitri

Duh! Mall di Bandar Lampung Diserbu Pengunjung, Prokes DiabaikanSusana sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Bandar Lampung (ISN Times/Tama Yudha Wiguna)

Desi Ratna, pengunjung Central Plaza, mengatakan, sejatinya ia takut melihat situasi dan kondisi terjadi di sejumlah pusat perbelanjaan. Namun, dirinya terpaksa memilih keluar rumah, guna melengkapi kebutuhan menyambut Idul Fitri.

Meski demikian, ia tetap berupaya sebisa mungkin untuk mematuhi prokes selama berbelanja, hingga setibanya kembali di rumah.

"Sebisa mungkin lah hindarin kerumunan, bawa hand sanitizer, pakai masker double. Sampai rumah langsung bergegas mandi," imbuh warga kota Bandar Lampung tersebut.

Baca Juga: Suka Duka Dokter dan Polisi di Lampung, Tetap Bertugas Saat Idul Fitri

Baca Juga: Kisah Pemudik di Lampung, Dua Tahun Tak Bertemu Sanak Keluarga 

2. Manajemen Central Plaza klaim terapkan sistem buka tutup siasati kepadatan pengunjung

Duh! Mall di Bandar Lampung Diserbu Pengunjung, Prokes DiabaikanSusana sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Bandar Lampung (ISN Times/Tama Yudha Wiguna)

General Manager Central Plaza Lampung, Yus Arie Andrianto mengatakan, lonjakan pengunjung telah terjadi sejak H-7 Idul Fitri 1442. Oleh karena itu, pihaknya gencar mensosialisasikan prokes dan memberikan imbau per 15 menit sekali melalui alat pengeras suara.

"Kalau prokes sebenarnya udah kita terapkan dari awal, makin ke sini pengunjung kita perketat diharuskan cuci tangan, cek suhu, dan jaga jarak. Selain itu, kalau lonjakan pengujung secara berlebihan, kita melakukan penutupan," ucap dia.

Selain itu, ia menjelaskan, maksimum kapasitas pengunjung di setiap lantainya hanya 500 per orang dan menerapkan sistem buka tutup pada pengunjung mall. "Jadi 2 lantai ini, kita cuma nampung 1.000 orang dan kita berupaya kepadatan tetap terjaga terurai serta berkurang," katanya.

3. Mall MBK wajibkan pengunjung terapkan prokes 5 M

Duh! Mall di Bandar Lampung Diserbu Pengunjung, Prokes DiabaikanSusana sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Bandar Lampung (ISN Times/Tama Yudha Wiguna)

Manajer MBK, Andreas Purwanto menuturkan, pihaknya mengklaim tetap menerapkan disiplin prokes menjelang hari raya Idul Fitri. Namun, ia tak menampik kondisi saat ini semua mall ataupun pusat perbelanjaan lainnya mengalami hal sama yaitu, peningkatan jumlah pengunjung.

"Pengunjung wajib memakai masker, mencuci tangan, menggunakan hand sanitizer sebelum masuk mal, sama mengukur suhu badan, dan harus menjaga jarak aman," ucap Andreas.

Selain itu, bagian information MBK juga mengumumkan penerapan imbauan prokes 5 M." Security mall mobile dan menegur serta memperingatkan pengunjung, apabila kedapatan ada yang melanggar prokes," tukas Andreas.

4. Jubir Satgas COVID-19 Kota Bandar Lampung ingatkan pandemik belum berakhir

Duh! Mall di Bandar Lampung Diserbu Pengunjung, Prokes DiabaikanSusana sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Bandar Lampung (ISN Times/Tama Yudha Wiguna)

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kota Bandar Lampung, Ahmad Nurizki Erwandi menjelaskan, prinsipnya Satgas tak pernah berhenti melakukan pengetatan prokes di mall dan pasar tradisional. Bahkan, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana juga turun langsung ke lapang dalam hal ini.

"Karena memang pengunjung ini dari berbagai kalangan, jadi tidak hanya dari warga Bandar Lampung saja. Maka tentunya kami sampaikan, bahwa COVID-19 ini belum berakhir. Walaupun vaksin sudah ada tetap jaga prokes dan jadilah Satgas untuk diri sendiri," tandasnya.

Tak lupa, ia turut mengingatkan pentingnya 5 M prokes COVID-19. "Kalau ada tidak pakai masker, tidak jaga jarak aman, dan apabila ada pengunjunh saat ukur suhu melebihi suhu normal 37,5 derahat Celsius. Maka jangan diizinkan masuk area mall," tegas Rizki.

Baca Juga: Satgas COVID-19 Terbitkan Addendum, Eva Dwiana Revisi SE Larangan Mudik

Baca Juga: Ketua DPR hingga Kapolri Tinjau Penyekatan Mudik Pelabuhan Bakauheni

Topic:

  • Martin Tobing

Berita Terkini Lainnya