Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Takut Begal, Pemudik Motor Keluhkan Jalan Lintas Lampung Gelap
Aktivitas pemudik motor di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. (Dok. IDN Times).
  • Pemudik motor di Lampung Selatan mengeluhkan minimnya penerangan jalan menuju Pelabuhan Bakauheni yang membuat perjalanan malam terasa berisiko dan menantang.
  • Kondisi gelap serta beberapa ruas jalan rusak menimbulkan kekhawatiran terhadap potensi kecelakaan dan tindak kejahatan seperti begal, sehingga pemudik memilih berkendara berkelompok.
  • Para pemudik berharap pemerintah memperbaiki infrastruktur dan menambah penerangan jalan agar arus mudik lebih aman, lancar, serta nyaman bagi pengguna sepeda motor.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Banyak orang naik motor mau pulang lewat jalan di Lampung, tapi jalannya gelap sekali. Oki dan Asep takut karena bisa bahaya dan ada begal. Mereka jalan bareng supaya aman. Jalannya juga rusak, jadi susah lewatnya. Mereka ingin lampu jalan dipasang dan jalan diperbaiki biar semua orang bisa mudik dengan aman.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Lampung Selatan, IDN Times - Sejumlah pemudik sepeda motor mengeluhkan minimnya penerangan di jalur mudik wilayah Provinsi Lampung, khususnya menuju Pelabuhan Bakauheni. Kondisi ini dinilai membahayakan keselamatan pengendara, terlebih saat melintas pada malam hari.

Salah satu pemudik, Oki, warga Lampung Selatan hendak menuju Bandung, Jawa Barat mengaku perjalanan yang dilaluinya cukup menantang karena kondisi jalan yang gelap.

“Kalau jalan sih agak gelap ya di Lampung ini, pencahayaannya kurang. Jadi kita harus pakai lampu yang terang dan ekstra hati-hati,” ujarnya dimintai keterangan, Senin (16/3/2026) malam.

1. Takut kejahatan begal

Aktivitas pemudik motor di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. (Dok. IDN Times).

Asep melanjutkan, kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran tersendiri terhadap potensi kecelakaan maupun tindak pidana kejahatan di jalan.

“Takut juga sih, apalagi begal-begal. Apalagi mau lebaran begini kan biasanya ada saja kejadian. Jadi ya kita ikut rombongan saja, cari aman,” katanya.

Selain minim penerangan, ia menambahkan, beberapa ruas jalan juga masih ditemukan dalam kondisi rusak dan belum diperbaiki, sehingga semakin meningkatkan risiko bagi pemudik roda dua. "Ya, pokoknya harus hati-hati," lanjut dia.

2. Harapkan perbaikan infrastruktur

Aktivitas pemudik pada H-6 di Pelabuhan Bakauheni. (Dok. ASDP Cabang Bakauheni).

Senada, pemudik lainnya, Asep, warga Lampung Selatan hendak menuju Tegal berharap adanya perbaikan infrastruktur, khususnya penerangan jalan di jalur utama mudik.

“Harapannya ke depan, khususnya jalur ke Bakauheni ini bisa lebih terang dan jalannya lebih bagus, supaya orang tidak takut lagi lewat sini, baik warga lokal maupun dari luar daerah,” ujarnya.

3. Dorong kelancaran dan keselamatan pemudik

Aktivitas pemudik pada H-6 di Pelabuhan Bakauheni. (Dok. ASDP Cabang Bakauheni).

Oki mengharapkan pemerintah pusat maupun daerah dan pihak terkait dapat meningkatkan fasilitas penerangan jalan serta memperbaiki infrastruktur, guna mendukung kelancaran dan keselamatan arus mudik terutama bagi pengguna sepeda motor.

"Ya kalau mau nya jalan mulus, penerangan terang benderang, jangan sampai menimbulkan resiko untuk pemudik," imbuhnya.

Editorial Team