Comscore Tracker

Bandar Lampung Nol Kasus COVID-19, tapi Vaksinasi Kedua Baru 38 Persen

Tak ada kasus kematian COVID-19 hari ini

Bandar Lampung, IDN Times - Kasus COVID-19 di Kota Bandar Lampung berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Lampung semakin melandai. Bahkan hari ini, Senin (18/10/2021), tak ada penambahan kasus positif COVID-19 maupun kasus kematian di Kota Tapis Berseri ini.

Sejak kasus pertama COVID-19 di Bandar Lampung mencapai 11.308 kasus. Dari total itu angka kesembuhan 10.466 pasien. Sedangkan angka kematian akibat COVID-19 mencapai 792 orang.

Baca Juga: Bandar Lampung Terapkan PTM Menyeluruh Pekan Depan, Siswa 50 Persen

1. Capaian vaksinasi

Bandar Lampung Nol Kasus COVID-19, tapi Vaksinasi Kedua Baru 38 PersenVaksinasi massal di GSG Unila (IDN Times/Silviana)

Terkait vaksinasi COVID-19 dosis pertama di Kota Bandar Lampung berdasarkan data Kementerian Kesehatan mencapi 638,413 atau 73,05 persen dari target provinsi. Sedangkan vaksinasi dosis ke dua baru 337,010 atau 38,50 persen dari target provinsi.

Juru Bicara Satgas COVID-19 Kota Bandar Lampung, Ahmad Nurizki Erwandi mengatakan, Bandar Lampung juga sudah melakukan vaksinasi dosis ke tiga sebanyak 334.659. sehingga total dosis 1,2 dan 3 saat ini 976.860.

2. Tingkat ketersediaan tempat tidur rumah sakit

Bandar Lampung Nol Kasus COVID-19, tapi Vaksinasi Kedua Baru 38 PersenIlustrasi rumah sakit. IDN Times/Arief Rahmat

Rizki menambahkan, ketersediaan tempat tidur di rumah sakit Bandar Lampung sejak diberlakukan PPKM menyentuh angka 2,13 persen.

Jumlah tempat tidur paling banyak terpakai adalah RS Abdul Moelotk yaitu delapan tempat tidur, Sedangkan RS Graha Husada terpakai empat, Imanuel satu, Advent satu dan RS dr. A Dadi Tjokrodipo satu.

3. Tetap terapkan protokol kesehatan

Bandar Lampung Nol Kasus COVID-19, tapi Vaksinasi Kedua Baru 38 PersenIlustrasi corona. IDN Times/Mardya Shakti

Menurut Rizki, meski Kota Bandar Lampung sudah nol kasus COVID-19, namun protokol kesehatan harus tetap diterapkan. Sebab, pandemik COVID-19 belum berakhir.

Menurutnya, kondisi saat ini adalah hasil kerjasama masyarakat dan stakeholder terkait, yang sudah mau sama-sama bergotong royong memutus mata rantai penularan virus COVID-19 di Kota Tapis Berseri.

Baca Juga: Profil Eva Dwiana, Wali Kota Bandar Lampung Senang Disapa Bunda

Topic:

  • Martin Tobing

Berita Terkini Lainnya