Comscore Tracker

Tak Cuma Warga Lokal, Wisatawan Prancis Antusias Nonton Pawai Lampung

Seragam marching band Lampung sejak 1990 belum pernah ganti

Bandar Lampung, IDN Times - Tak hanya masyarakat sekitar pemukiman di Kecamatan Telukbetung Utara, wisatawan dari Prancis ini turut takjub melihat Pawai Drum Band dan Pramuka di sepanjang jalan protokol Kota Bandar Lampung.

Fresia dan Floriance senang kedatangannya di Bandar Lampung bertepatan dengan agenda pawai seperti saat ini. Ia juga sempat mengabadikan foto beberapa siswa peserta pawai dengan kamera ponselnya.

“Saya sudah 4 hari di sini (Lampung), sangat bagus ketika saya datang ke sini dan melihat ada kegiatan ini,” kata Fresia saat diwawancarai IDN Times, Minggu (14/8/2022).

Ia mengatakan ini pertama kalinya mereka datang ke Lampung dan mereka memang berencana liburan selama 2 bulan di Indonesia. “Kami ke Lampung dan Indonesia hanya untuk liburan, kami sangat menikmati (liburan di sini),” imbuhnya.

1. Pawai diikuti sekitar 900 peserta dari siswa SMA dan sederajat di Lampung

Tak Cuma Warga Lokal, Wisatawan Prancis Antusias Nonton Pawai LampungPawai Drum Band. (IDN Times/Rohmah Mustaurida).

Dalam rangka memperingati HUT RI Ke-77 dan Hari Pramuka ke 64, Pemerintah Provinsi Lampung mengadakan Pawai Drum Band dan Pramuka. Ketua Umum Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Lampung, Riana Sari Arinal mengatakan pawai ini diadakan seyogyanya untuk membentuk rasa cinta tanah air dan menumbuhkan rasa nasionalisme dan patriotisme kepada generasi muda.

“Dengan pawai ini juga, diharapkan dapat melestarikan budaya daerah sekaligus sebagai media hiburan bagi masyarakat di Provinsi Lampung,” kata Riana.

Ia menyebutkan, pawai ini diikuti paskibraka 8 orang, Kirab Marching Band Provinsi Lampung, drum band delapan grup dan 19 pleton pramuka dari beberapa SMA sederajat di Lampung dan 500 anggota PMR.

Baca Juga: Pawai Parade Budaya dan Festival Mobil Hias Picu Macet 1,5 Jam

2. Kampanye buang sampah pada tempatnya

Tak Cuma Warga Lokal, Wisatawan Prancis Antusias Nonton Pawai LampungMarching Band Lampung. (IDN Times/Rohmah Mustaurida)

Lebih lanjut, Riana menjelaskan nantinya 500 anggota PMR membagikan minuman kepada masyarakat sekaligus mengedukasi masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya disepanjang rute.

Rute pawai berpusat di Mahan Agung Lampung Jalan Dokter Susilo, kemudian menuju Jalan Diponegoro, Jalan Ahmad Yani, Jalan Kartini, Jalan Katamso, Jalan Radin Inten, lalu berakhir di Lapangan Saburai.

3. Seragam Marching Band Lampung tak pernah diganti sejak 1990

Tak Cuma Warga Lokal, Wisatawan Prancis Antusias Nonton Pawai LampungMarching Band Lampung. (IDN Times/Rohmah Mustaurida)

Gubernur Provinsi Lampung, Arinal Djunaidi juga menyampaikan peran pemuda memang sangat dibutuhkan untuk membentuk kreatifitas dan kemajuan daerah. Seiring diadakannya kirab ia berharap kegiatan ini dapat berlanjur seterusnya sehingga dapat memupuk semangat anak muda.

“Kalau tidak salah ini (seragam) kirabnya dari tahun 90 ya, besok diganti. Nanti (saya) diganti karena sudah lama sekali,” ungkap Arinal disela peresmian pawai tersebut.

Mendengar hal itu, peserta Marching Band Provinsi Lampung menyambut antusias dengan bertepuk tangan dan membunyikan beberapa alat musik yang dipegangnya.

4. Sepanjang jalan dipadati masyarakat

Tak Cuma Warga Lokal, Wisatawan Prancis Antusias Nonton Pawai LampungPleton pramuka di Pawai Bandar Lampung. (IDN Times/Rohmah Mustaurida).

Menurut pantauan IDN Times, masyarakat telah memadati Jalan Dokter Susilo yaitu poin utama kegiatan pawai. Mulai dari anak-anak, bapak-bapak, hingga ibu-ibu baik orang tua siswa peserta pawai maupun masyarakat umum berdiri di pinggir trotoar.

Mala, salah satu orang tua dari peserta pawai sengaja meluangkan waktunya untuk melihat pawai sang anak. Ia datang bersama kakak dari peserta pawai tersebut.

“Anak saya anggota drum band SMA Perintis 2, dia baru kelas 1 dan sudah ikut pawai. Seneng sih, bangga bisa ikut jadi pengin liat tadi dia main (drum band),” katanya.

Baca Juga: Ini Pengalihan Arus Lalu Lintas Pawai Marching Band Bandar Lampung

Topic:

  • Rohmah Mustaurida
  • Martin Tobing

Berita Terkini Lainnya