Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Remaja Terseret Ombak Pantai Batu Rame Lamsel Meninggal
Muhammad Syafiq Sahreza (16), warga Desa Sidoharjo, Dusun Jogja, Kecamatan Way Panji Kab. Lampung Selatan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia Rabu (25/3/2026). (Dok. SAR Lampung).
  • Seorang remaja bernama Muhammad Syafiq Sahreza (16) asal Lampung Selatan meninggal dunia setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Batu Rame, Kalianda.
  • Tim SAR gabungan melakukan pencarian darat dan laut, hingga akhirnya korban ditemukan 500 meter dari lokasi awal dalam kondisi meninggal dunia.
  • Kantor SAR Lampung menutup operasi pencarian dan mengimbau masyarakat agar lebih waspada beraktivitas di pantai, terutama saat gelombang tinggi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada anak namanya Syafiq, dia umur enam belas tahun. Dia berenang sama teman-temannya di pantai, tapi ombaknya besar sekali dan dia kebawa arus. Banyak orang cari dia pakai perahu dan jalan di pantai. Setelah lama dicari, Syafiq ketemu sudah tidak hidup lagi. Sekarang orang diminta hati-hati kalau main di pantai.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Lampung Selatan, IDN Times - Muhammad Syafiq Sahreza (16), warga Desa Sidoharjo, Dusun Jogja, Kecamatan Way Panji Kab. Lampung Selatan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia Rabu (25/3/2026) siang. Syafiq meninggal karena terseret ombak di Pantai Batu Rame, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan.

Peristiwa bermula, Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 17.47 WIB, saat korban berenang bersama rekan-rekannya di Pantai Bintaro. Nahas, korban terseret arus dan hilang dari pengawasan.

1. Pencarian dilakukan dengan metode penyisiran darat dan laut

Muhammad Syafiq Sahreza (16), warga Desa Sidoharjo, Dusun Jogja, Kecamatan Way Panji Kab. Lampung Selatan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia Rabu (25/3/2026). (Dok. SAR Lampung).

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke petugas Damkar Lampung Selatan dan diteruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung.

Kepala Kantor SAR Lampung melalui Komandan Pos SAR Bakauheni, Rezie Kuswara menyampaikan pihaknya segera mengerahkan tim rescue dari Pos SAR Bakauheni menuju lokasi kejadian setelah menerima laporan.

“Begitu informasi diterima, tim langsung bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan pencarian bersama unsur SAR gabungan. Pencarian dilakukan dengan metode penyisiran darat dan laut sesuai rencana operasi,” ujarnya.

2. Ditemukan 500 meter dari lokasi kejadian awal

Muhammad Syafiq Sahreza (16), warga Desa Sidoharjo, Dusun Jogja, Kecamatan Way Panji Kab. Lampung Selatan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia Rabu (25/3/2026). (Dok. SAR Lampung).

Namun, upaya pencarian pada malam hari sempat dihentikan karena kondisi ombak yang tinggi serta minimnya penerangan di lokasi. Pencarian kemudian dilanjutkan pada pagi harinya dengan pembagian area berdasarkan prediksi pergerakan korban (SAR Map Prediction).

Setelah dilakukan pencarian intensif, korban akhirnya ditemukan pada pukul 13.15 WIB, sekitar 500 meter dari lokasi kejadian awal. Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD Bob Bazar Kalianda untuk penanganan lebih lanjut.

3. Waspada beraktivitas di pantai

ilustrasi pantai (pexels.com/Asad Photo Maldives)

Ditemukannya korban, operasi SAR resmi diusulkan dihentikan dan dinyatakan selesai serta seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing.

Kantor SAR Lampung mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di pantai, terutama saat kondisi gelombang sedang tinggi.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dan memperhatikan kondisi cuaca serta peringatan yang ada guna menghindari kejadian serupa,” kata Rezie.

Editorial Team