Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Realisasi Pendapatan Lampung Selatan 2025 Capai 97,08 Persen
ilustrasi rupiah (pixabay.com/IqbalStock)
  • Pemkab Lampung Selatan melaporkan realisasi pendapatan daerah tahun 2025 mencapai 97,08 persen atau Rp2,36 triliun dari target Rp2,43 triliun dalam rapat paripurna DPRD setempat.
  • Laporan LKPj disampaikan Wakil Bupati M. Syaiful Anwar sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kinerja pembangunan yang berorientasi pada visi Lampung Selatan menuju Indonesia Emas 2045.
  • DPRD memberikan apresiasi atas capaian tersebut dan menyampaikan masukan untuk peningkatan kinerja serta penguatan kolaborasi lintas sektor guna menghadapi tantangan pembangunan ke depan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Lampung Selatan, IDN Times - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mencatat kinerja fiskal solid sepanjang 2025 dengan realisasi pendapatan daerah mencapai 97,08 persen. Capaian tersebut disampaikan dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Lampung Selatan Tahun Anggaran (TA) 2025 yang dipaparkan dalam Rapat Paripurna DPRD setempat, Selasa (31/3/2026).

Laporan disampaikan oleh Wakil Bupati (Wabup) Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, mewakili Bupati Radityo Egi Pratama.

1. Penyampaian LKPj sebagai kewajiban konstitusional

Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Lampung Selatan Tahun Anggaran (TA) 2025 dipaparkan dalam Rapat Paripurna DPRD setempat (Dok.Pemkab Lampung Selatan)

Dalam pemaparannya, Syaiful menegaskan penyampaian LKPj merupakan kewajiban konstitusional sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 dan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019. Laporan tersebut menjadi bentuk transparansi dan akuntabilitas pemerintah daerah kepada publik melalui DPRD.

“LKPj ini merupakan potret komprehensif atas kinerja pembangunan sepanjang tahun 2025 yang tetap berorientasi pada visi besar Lampung Selatan menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

2. Realisasi pendapatan dan belanja daerah

ilustrasi anggaran (IDN Times/Aditya Pratama)

Secara rinci, Pemkab Lampung Selatan mencatat realisasi pendapatan daerah sebesar Rp2,36 triliun dari target Rp2,43 triliun. Capaian tersebut didorong oleh optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta efektivitas dana transfer.

Sementara itu, realisasi belanja daerah mencapai Rp2,30 triliun atau 89,82 persen dari pagu anggaran sebesar Rp2,56 triliun. Belanja tersebut difokuskan pada sektor pelayanan dasar, seperti pendidikan, kesehatan, dan penguatan infrastruktur wilayah.

3. DPRD apresiasi dan beri masukan

ilustrasi anggaran (unsplash.com/Jakub Żerdzicki)

Penyampaian LKPj tersebut mendapat respons positif dari DPRD. Melalui pandangan umum fraksi, Fraksi PAN diwakili Bayu Prasetya menyampaikan apresiasi terhadap kinerja pemerintah daerah. Ia menilai, upaya percepatan pembangunan infrastruktur dan penguatan ekonomi kerakyatan menjadi indikator penting dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kami menerima LKPj Tahun Anggaran 2025 untuk dibahas ke tahap selanjutnya sesuai mekanisme yang berlaku,” kata Bayu.

Menanggapi pandangan fraksi, Syaiful menegaskan seluruh masukan legislatif akan menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas kinerja ke depan. Ia juga menyoroti pentingnya transformasi birokrasi yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus tidak menjadi penghambat pelayanan publik.

“Ke depan, kolaborasi lintas sektor akan terus diperkuat untuk menghadapi tantangan global, termasuk isu perubahan iklim, agar pembangunan dapat dirasakan merata hingga ke pelosok desa,” ujarnya.

Editorial Team