Saat ini, pelanggan berinteraksi melalui berbagai platform dalam waktu yang sama, mulai dari media sosial, aplikasi, hingga layanan digital lainnya. Hal ini membuat pelaku industri periklanan menghadapi tantangan memahami pelanggan secara utuh dan menjalankan campaign yang relevan.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Telkomsel Enterprise melalui TADEX hadir mendukung pelaku industri dalam menjalankan strategi periklanan digital yang lebih efektif. Memasuki tahun kelima perjalanannya, TADEX menghadirkan Telkomsel AdTech Solution (TAS), solusi yang membantu bisnis memahami audiens dan mengoptimalkan campaign secara lebih terarah dan terukur.
VP Digital Advertising, Wholesale, and Interconnect Telkomsel, Arief Pradetya mengatakan, solusi ini membantu menghadirkan audience intelligence yang lebih baik, sehingga advertiser dapat meningkatkan relevansi campaign. Sementara publisher memperoleh peluang monetisasi yang lebih optimal. Didukung ekosistem TADEX, proses aktivasi juga menjadi lebih efisien melalui pengalaman yang terintegrasi.
Manfaat untuk advertiser dan publisher melalui solusi ini:
Advertiser memperoleh kemampuan untuk menjangkau audiens yang lebih relevan dan meningkatkan efektivitas campaign.
Proses aktivasi menjadi lebih sederhana dan efisien melalui pengalaman yang terintegrasi.
Publisher mendapatkan peluang untuk meningkatkan nilai inventory dan memperluas potensi monetisasi.
Hadirnya solusi ini memperkuat peran TADEX sebagai platform iklan programmatic lokal yang terus berkembang. Fokusnya bukan hanya pada teknologi, tetapi bagaimana membantu pelaku industri bekerja lebih efektif dan mendapatkan hasil yang lebih nyata.
“Ke depan, kami melihat kebutuhan industri semakin berkembang ke arah strategi yang lebih berkelanjutan, di mana pemanfaatan teknologi dan insight menjadi kunci dalam menghasilkan campaign yang relevan dan berdampak. Melalui solusi ini, kami ingin membantu pelaku industri beradaptasi dengan perubahan perilaku pelanggan sekaligus meningkatkan efektivitas bisnis secara lebih konsisten,” jelas Arief dalam keterangan resmi, Selasa (30/6/2026).
