Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Prakiraan Cuaca Perairan Lampung 29 Juni 2026, Gelombang Rendah?

Bandar Lampung
Prakiraan Cuaca Perairan Lampung 29 Juni 2026, Gelombang Rendah?
Ilustrasi gelombang laut (pixabay.com/Kanenori)
  • BMKG Maritim memprakirakan cuaca perairan Lampung pada 29 Juni 2026 umumnya cerah berawan hingga berawan dengan potensi hujan ringan malam hari.
  • Gelombang laut di sebagian besar wilayah berada pada kategori tenang hingga rendah, berkisar antara 0,3 hingga 1,6 meter sehingga aktivitas pelayaran relatif aman.
  • BMKG mengimbau nelayan dan pengguna jasa laut tetap memantau pembaruan informasi cuaca meski tidak ada peringatan dini gelombang tinggi untuk wilayah Lampung.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bandar Lampung, IDN Times - Prakiraan cuaca perairan Lampung, Senin (29/6/2026 berdasarkan informasi BMKG Maritim Stasiun Meteorologi Maritim Panjang, Bandar Lampung secara umum cukup kondusif. Gelombang di sebagian besar wilayah berada pada kategori tenang hingga rendah (0,3 meter–1,6 meter).

Cuaca didominasi cerah berawan hingga berawan, dengan peluang hujan ringan pada malam hari di beberapa perairan. Aktivitas pelayaran dan penangkapan ikan masih dapat berlangsung, namun seluruh pengguna jasa laut tetap disarankan mengikuti pembaruan informasi cuaca dari BMKG Maritim sebelum berlayar.

Berikut IDN Times ulas prakiraan cuaca perairan Lampung hari ini.

  1. 1. Gambaran umum

    Ilustrasi gelombang angin (freepik.com/wirestock)
    Ilustrasi gelombang angin (freepik.com/wirestock)
    • Kondisi cuaca: Umumnya cerah berawan hingga berawan, dengan potensi hujan ringan pada malam hingga dini hari di beberapa perairan.
    • Arah angin dominan: Timur hingga Tenggara.
    • Kecepatan angin: Sekitar 5–20 knot.
    • Suhu udara: 26–29°C.
    • Kelembapan udara: 73–86%.

    2. Prakiraan perairan utama

    Wilayah Perairan

    Kondisi Cuaca

    Angin

    Tinggi Gelombang

    Perairan Barat Lampung

    Cerah berawan–Berawan, malam berpeluang hujan ringan

    Timur 7–10 knot

    0,7–1,0 m (rendah)

    Teluk Lampung

    Cerah berawan

    Timur 5–10 knot

    0,3–0,8 m (tenang–rendah)

    Teluk Semangka

    Berawan

    Timur 7–12 knot

    0,5–1,0 m

    Selat Sunda bagian Selatan

    Berawan

    Timur 8–15 knot

    0,8–1,5 m (rendah–sedang)

    Selat Sunda bagian Utara

    Cerah berawan

    Timur 5–10 knot

    0,4–1,0 m

    Perairan Timur Lampung

    Cerah berawan

    Timur 5–12 knot

    0,7–1,6 m (BMKG Maritim)

  2. 3. Kondisi pelabuhan

    Kapal penyebaran beroperasi di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan selama arus mudik Lebaran 2025. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).
    Kapal penyebaran beroperasi di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan selama arus mudik Lebaran 2025. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

    Secara umum kondisi pelayaran di pelabuhan-pelabuhan utama Lampung diperkirakan aman dan kondusif, antara lain:

    • Pelabuhan Bakauheni
    • Pelabuhan Panjang
    • Pelabuhan Kota Agung
    • Pelabuhan Labuhan Maringgai

    Gelombang masih berada pada kategori tenang hingga rendah, sehingga aktivitas penyeberangan diperkirakan dapat berlangsung normal dengan tetap mengikuti informasi terbaru dari otoritas pelabuhan dan BMKG.

  3. 4. Kondisi untuk nelayan dan pelayaran

    ilustrasi nelayan (pexels.com/Quang Nguyen Vinh)
    ilustrasi nelayan (pexels.com/Quang Nguyen Vinh)
    • Perahu nelayan: Umumnya aman beroperasi di Teluk Lampung dan perairan timur, namun tetap waspada terhadap peningkatan angin pada siang hingga sore.
    • Kapal penyeberangan: Kondisi relatif aman di lintasan Bakauheni–Merak.
    • Kapal ukuran sedang: Dapat beroperasi normal, namun disarankan terus memantau pembaruan prakiraan cuaca maritim.

  4. Peringatan dini BMKG Maritim

    Ilustrasi nelayan menangkap ikan. (IDN Times/Dhana Kencana)
    Ilustrasi nelayan menangkap ikan. (IDN Times/Dhana Kencana)

    Tidak terdapat peringatan dini gelombang tinggi untuk wilayah perairan Lampung pada periode prakiraan 29 Juni 2026.

    Meski demikian, Perairan Barat Lampung tetap perlu diwaspadai karena gelombang dapat meningkat apabila terjadi perubahan kecepatan angin secara lokal.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More