Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Prakiraan Cuaca Perairan Lampung 7 Juli 2026, Kondusif Berlayar?
Ilustrasi berlayar (Pexels.com/Mike Bird)
  • BMKG memprediksi cuaca perairan Lampung pada 7 Juli 2026 umumnya kondusif untuk pelayaran dan penangkapan ikan, meski ada gelombang sedang hingga 2,5 meter di beberapa wilayah.
  • Angin timuran bertiup cukup kuat dengan kecepatan mencapai 25 knot, terutama di Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda bagian selatan yang berpotensi menimbulkan gelombang lebih tinggi.
  • BMKG mengimbau nelayan dan operator kapal, termasuk lintasan Bakauheni–Merak, agar waspada terhadap angin kencang serta selalu memperbarui informasi cuaca sebelum berlayar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandar Lampung, IDN Times - Prakiraan cuaca perairan Provinsi Lampung, Selasa (7/7/2026) berdasarkan informasi BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Panjang secara umum masih kondusif untuk aktivitas pelayaran dan penangkapan ikan. Meski demikian, terdapat gelombang kategori sedang setinggi 1,25–2,5 meter di Perairan Barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Samudra Hindia Barat Lampung, dan Teluk Lampung bagian selatan.

Untuk itu, nelayan dan operator kapal diimbau tetap memperhatikan perkembangan informasi cuaca dan peringatan dini dari BMKG sebelum berlayar. BMKG juga mengeluarkan peringatan dini gelombang kategori sedang di wilayah Perairan Teluk Lampung bagian selatan Perairan Barat Lampung; Selat Sunda bagian selatan; dan Samudra Hindia Barat Lampung.

Kondisi tersebut dipengaruhi oleh angin timuran yang bertiup cukup kuat di wilayah perairan selatan Lampung. Berikut IDN Times sajikan data prakiraan cuaca perairan Lampung hari ini.

1. Kondisi umum perairan

ilustrasi berlayar di Ha Long Bay (unsplash.com/Leon Wong)

  • Cuaca: Cerah hingga cerah berawan, dengan potensi hujan ringan di sebagian perairan pada sore atau malam hari.

  • Arah angin: Timur hingga Selatan.

  • Kecepatan angin: 2–25 knot (sekitar 4–46 km/jam).

  • Kecepatan angin tertinggi: Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda bagian selatan.

2. Prakiraan gelombang laut

Wilayah Perairan

Tinggi Gelombang

Teluk Lampung bagian utara

0,5–1,25 meter (rendah)

Teluk Lampung bagian selatan

0,75–2,5 meter (sedang)

Selat Sunda bagian utara

0,5–1,25 meter (rendah)

Selat Sunda bagian selatan

1,25–2,5 meter (sedang)

Perairan Timur Lampung

0,5–1,25 meter (rendah)

Perairan Barat Lampung

1,25–2,5 meter (sedang)

Samudra Hindia Barat Lampung

1,5–2,5 meter (sedang)

3. Rekomendasi keselamatan pelayaran

ilustrasi berlayar (unsplash.com/Lazarescu Alexandra)

BMKG mengimbau kewaspadaan bagi:

  • Perahu nelayan, apabila kecepatan angin mencapai 15 knot atau lebih dan gelombang di atas 1,25 meter.

  • Kapal tongkang, apabila angin mencapai 16 knot dan gelombang lebih dari 1,5 meter.

  • Kapal feri, terutama lintasan Bakauheni–Merak, agar memperhatikan informasi cuaca terkini karena gelombang di Selat Sunda bagian selatan dapat mencapai 2,5 meter.

4. Kondisi penyeberangan Bakauheni–Merak

Kapal penyebaran beroperasi di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan selama arus mudik Lebaran 2025. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

  • Operasional penyeberangan secara umum masih dapat berlangsung.

  • Namun, nahkoda dan operator kapal diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama pada pelayaran sore hingga malam hari saat angin cenderung lebih kencang di Selat Sunda bagian selatan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article