Bandar Lampung, IDN Times - DPD Persatuan Perawatan Nasional Indonesia (PPNI) Kota Bandar Lampung menutup upaya mediasi kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan Rendy Kurniawan (26), petugas perawatan Puskesmas Kedaton, Kota Bandar Lampung.
Rendy diduga menjadi korban kekerasan oleh tiga orang tak dikenal karena mempertahankan tabung oksigen yang diambil paksa di Puskesmas, Minggu (4/7/2021) lalu.
"Pengurus pusat sudah menyatakan tidak memberi tolerir tindakan kekerasan kepada profesi perawat sedang menjalankan profesinya. Kita tidak bicara soal mediasi, kalau organisasi PPNI kami menyatakan tidak ada proses damai," ujar Badan Bantuan Hukum (BBH) DPP PPNI, Jasmen Nadeak kepada IDN Times, Jumat (16/7/2021).
