Polisi Ringkus Pembobol ATM Minimarket di Lampung Selatan, 4 Masih DPO

- Polisi Lampung menangkap DA, pelaku pembobolan mesin ATM di minimarket Tanjung Bintang yang dilakukan dengan alat las dan tabung gas 3 kilogram.
- DA ditangkap Unit IV Resmob Subdit 3 Ditreskrimum Polda Lampung saat berada di bus tujuan Bekasi setelah sempat mencoba kabur dari petugas.
- Dari hasil pemeriksaan, DA mengaku beraksi bersama empat rekan lain yang kini masih buron dan masuk daftar pencarian orang oleh kepolisian.
Bandar Lampung, IDN Times - Polisi meringkus seorang pria terlibat aksi pelaku pembobolan mesin ATM di sebuah minimarket wilayah Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan beberapa waktu lalu.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun membenarkan ihwal penangkapan tersebut. Pelaku berinisal DA kini telah ditahan di Mapolda Lampung.
"Benar, penangkapan DA dilakukan oleh Unit IV Resmob Subdit 3 Ditreskrimum Polda Lampung pada 21 April kemarin," ujarnya dikonfirmasi, Sabtu (25/4/2026).
1. Pelaku bobol ATM pakai mesin las

Berdasarkan hasil penyelidikan, Yuni mengungkapkan, kawanan pelaku nekat membobol mesin ATM berada di dalam sebuah minimarket di kawasan Tanjung Bintang, Selasa (26/8/2025) sekitar pukul 06.30 WIB.
Menurutnya, komplotan ini menjalankan aksi pembobolan tersebut dengan cara merusak mesin ATM menggunakan peralatan las yang telah dipersiapkan sebelumnya.
“Jadi pelaku melakukan pembobolan ATM di minimarket dengan cara mengelas mesin menggunakan tabung gas 3 kilogram,” ungkapnya.
2. Ditangkap saat naik bus tujuan Bekasi

Atas kejahatannya tersebut, Yuni melanjutkan, petugas melakukan penyelidikan memperoleh informasi keberadaan pelaku DA sedang berada di dalam bus antar kota tujuan Bekasi.
Alhasil, petugas melakukan penyekatan di jalur lintas Sumatra. Saat itu, bus ditumpangi oleh pelaku DA diketahui melintas di wilayah Lampung Tengah sebelum akhirnya berhenti di pool bus kawasan Bandar Jaya.
"Saat hendak diamankan, pelaku ini sempat memberikan perlawanan dan mencoba kabur. Alhamdulillah, petugas berhasil menangkapnya tanpa kendala berarti," ucapnya.
3. Masih kejar empat pelaku lain

Dari hasil pemeriksaan awal, Yuni menambahkan, pelaku DA mengakui tidak beraksi seorang diri. Ia disebut melakukan pembobolan ATM bersama empat rekannya yang kini masih berstatus daftar pencarian orang (DPO).
"Kami masih melakukan pengembangan untuk memburu empat pelaku lain yang diduga terlibat dalam aksi pembobolan tersebut," tegas kabid humas.


















