Pengelola Wisata Balam Diminta Perkuat Mitigasi Bencana Jelang Libur

- Dinas Pariwisata Bandar Lampung minta pengelola wisata tingkatkan mitigasi bencana jelang libur Lebaran 2025.
- Pentingnya pengelola wisata memperhitungkan daya tampung agar tidak terjadi over kapasitas dan bahaya keselamatan.
- Adiansyah juga menyoroti keamanan wisata pantai, pentingnya pemantauan cuaca, dan meningkatkan keamanan dengan pemandu wisata dan penjaga keamanan.
Bandar Lampung, IDN Times – Menjelang libur Lebaran 2025, Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Bandar Lampung meminta para pengelola wisata untuk meningkatkan upaya mitigasi bencana.
Menurut Kepala Dispar Kota Bandar Lampung, Adiansyah hal ini perlu dilakukan, mengingat beberapa destinasi wisata di daerah tersebut berada di sekitar bukit, sungai, dan pantai yang memiliki potensi risiko bencana alam.
Ia menyampaikan mitigasi bencana bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengunjung selama liburan. "Kami selalu menekankan agar pengelola wisata melakukan mitigasi, terutama menjelang libur Lebaran seperti ini," katanya, Rabu (19/3/2025).
1. Pengelola pantau kapasitas pengunjung

Selain mitigasi bencana, Adiansyah juga menyoroti pentingnya pengelola wisata dalam memperhitungkan daya tampung pengunjung agar tidak terjadi over kapasitas.
"Jangan sampai jumlah wisatawan melebihi kapasitas yang telah ditentukan karena dapat membahayakan keselamatan," lanjutnya.
Para pengelola wisata diminta untuk melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan kondisi destinasi tetap aman bagi wisatawan.
2. Fokus keamanan

Khusus untuk wisata pantai, Adiansyah juga meminta pengelola untuk meningkatkan keamanan. Menurutnya, salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah dengan memberdayakan pemandu wisata dan penjaga keamanan.
"Keamanan wisata pantai sangat penting. Pengelola bisa melibatkan pemandu wisata dan petugas keamanan agar wisatawan merasa lebih aman," jelasnya.
3. Pantau informasi cuaca

Adiansyah juga mengimbau para pengelola wisata untuk selalu memantau informasi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
"Pemantauan kondisi cuaca sangat diperlukan guna mengantisipasi potensi bencana yang dipengaruhi oleh faktor cuaca," imbaunya.
Dengan langkah mitigasi yang lebih ketat, diharapkan wisatawan dapat menikmati libur Lebaran dengan aman dan nyaman di berbagai destinasi wisata di Bandar Lampung.



















