Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Tim SAR gabungan melaksanakan operasi pencarian korban Hadi Waluyo (39).
Tim SAR gabungan melaksanakan operasi pencarian korban Hadi Waluyo (39). (Dok. Basarnas Lampung).

Lampung Timur, IDN Times - Operasi pencarian Hadi Waluyo (39), korban kecelakaan kapal dilaporkan terjatuh dari KM Peri Asih di Perairan Seputih, Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) resmi dihentikan.

Komandan Pos SAR Tulang Bawang, Zian Fajri mengatakan, penghentian operasi tersebut setelah tim SAR Gabungan melaksanakan pencarian intensif selama tujuh hari, namun belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

"Tim SAR gabungan telah melakukan pencarian secara menyeluruh di area yang diperkirakan menjadi lokasi jatuhnya korban. Namun hingga hari ketujuh operasi SAR, hasil pencarian masih nihil,” ujarnya dikonfirmasi, Rabu (28/1/2026).

1. Penyisiran pakai perahu karet bermesin hingga perahu speed lidah

Tim SAR gabungan melaksanakan operasi pencarian korban Hadi Waluyo (39). (Dok. Basarnas Lampung).

Dalam upaya pencarian terhadap korban, Zian menyamakan, kantor Basarnas Lampung mengerahkan Tim Rescue Pos SAR Tulang Bawang bersama unsur SAR gabungan, termasuk TNI AL, Polairud, dan nelayan setempat.

Menurutnya, pencarian dilakukan sejak pagi hingga sore hari dengan metode penyisiran sesuai rencana operasi harian dan perhitungan SAR MAP Prediction, baik menggunakan perahu karet bermesin maupun perahu speed lidah.

"Ya, selama tujuh hari penuh seluruh upaya pencarian telah dilakukan secara maksimal sesuai standar operasi SAR," katanya.

2. Hasil koordinasi bersama keluarga korban

Tim SAR gabungan melaksanakan operasi pencarian korban Hadi Waluyo (39). (Dok. Basarnas Lampung).

Memasuki hari ketujuh operasi, Zian melanjutkan, tim SAR Gabungan melakukan evaluasi bersama unsur SAR dan perwakilan keluarga korban Hadi Waluyo. Hasilnya, disepakati operasi SAR dihentikan dan dinyatakan selesai serta dilanjutkan dengan pemantauan.

"Apabila di kemudian hari ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, operasi SAR akan dibuka kembali,” ucapnya.

3. Korban terjatuh saat melaut mencari ikan

Tim SAR gabungan melaksanakan operasi pencarian korban Hadi Waluyo (39). (Dok. Basarnas Lampung).

Pascaberakhirnya operasi pencarian tersebut, Zian menambahkan, seluruh unsur SAR terlibat dalam kegiatan ini telah dikembalikan dan dipulangkan ke kesatuan masing-masing.

"Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan kerja sama dalam pelaksanaan misi kemanusiaan, serta menyampaikan rasa duka mendalam kepada keluarga korban," imbuhnya.

Berdasarkan informasi kantor Basarnas Lampung, Hadi Waluyo merupakan warga Brebes, Jawa Tengah ini dilaporkan terjatuh dari KM Peri Asih di Perairan Seputih saat tengah melaut mencari ikan, Selasa (20/1/2026) sekitar pukul 18.50 WIB. Pria ini terjatuh ke laut akibat gelombang cukup besar ketika berada di atas kapal. Upaya pertolongan sempat dilakukan oleh rekan-rekannya, namun tak berhasil dan korban tenggelam.

Editorial Team