Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pemkot Balam Pakai Teknologi RDF Pengelolaan Sampah TPA Bakung
TPA Bakung, Bandar Lampung. (IDN Times/Muhaimin)
  • Pemkot Bandar Lampung mencari investor untuk teknologi Refused Derived Fuel (RDF) guna mengelola sampah di TPA Bakung.
  • Teknologi RDF dianggap sebagai upaya meningkatkan kualitas pengelolaan sampah setelah TPA Bakung disegel oleh Kementerian Lingkungan Hidup.
  • Investasi dalam teknologi RDF memerlukan perencanaan matang dan prosedur yang tepat, termasuk melalui mekanisme pelelangan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandar Lampung, IDN Times – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung berupaya mencari solusi terbaik untuk mengelola sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bakung.

Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bandar Lampung, Dini Purnamawaty mengatakan, salah satu langkah sedang dipertimbangkan adalah penggunaan teknologi Refused Derived Fuel (RDF).

"Teknologi ini yang mana nantinya dapat mengubah sampah menjadi bahan bakar alternatif," katanya, Kamis (16/1/2025).

1. Tahapan pengolahan sampah

Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bandar Lampung, Dini Purnamawaty. (IDN Times/Muhaimin)

Dini membeberkan, pengelolaan sampah terdiri dari beberapa tahapan, dimulai dari yang paling sederhana hingga yang paling kompleks.

"Dalam pengelolaan sampah itu ada tahapannya. Tahap paling rendah adalah open dumping atau tidak ada perlakuan sama sekali, kemudian controlled landfill, sanitary landfill, dan yang paling tinggi adalah mani landfill untuk mengubah sampah menjadi RDF," bebernya.

2. Meningkatkan pengolahan sampah

Kementerian Lingkungan Hidup menyegel Tempat Pemerosesan Akhir (TPA) Bakung di Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Teluk Betung Timur, Kota Bandar Lampung. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Dini menyampaikan, teknologi ini dianggap sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pengelolaan sampah di Kota Bandar Lampung setelah sebelumnya TPA Bakung disegel oleh Kementerian Lingkungan Hidup.

"Saat ini, Pemkot Bandar Lampung sedang berupaya untuk beralih dari opendumping ke controlled landfill," ujarnya.

Dini menambahkan, membuka kemungkinan untuk menggunakan teknologi RDF dalam pengelolaan sampah. “Penggunaan teknologi RDF membutuhkan perencanaan matang, termasuk menghitung pembagian hasil, jangka waktu investasi dan pola kerja sama yang jelas,” tambahnya.

3. Memerlukan prosedur tepat

Default Image IDN

Dini menegaskan, investasi teknologi RDF memerlukan prosedur yang tepat, termasuk melalui mekanisme pelelangan.

“Jika ingin berinvestasi, meskipun itu untuk sampah, tetap ada aturan yang harus dipenuhi, termasuk melalui mekanisme pelelangan. Tidak bisa langsung ditunjuk,” ucapnya.

Pemkot Bandar Lampung menargetkan pengelolaan sampah di TPA Bakung dapat segera ditingkatkan. Namun, Dini mengakui menarik minat investor untuk proyek ini tidak mudah. "Targetnya sesegera mungkin, tapi mencari investor itu tidak mudah," tuturnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article