Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
November 2024, Penumpang Moda Transportasi di Lampung Kompak Turun
Potret aktivitas penumpang kereta api di Divre IV Tanjungkarang. (Dok. KAI Tanjungkarang).
  • Jumlah penumpang kereta api, kapal ferry, dan pesawat udara di Provinsi Lampung menurun pada November 2024 dibandingkan Oktober 2024.
  • Penumpang kereta api berangkat dari Stasiun Tanjungkarang turun 3,10%, jumlah kilometer penumpang angkutan darat juga turun 4,55%.
  • Jumlah penumpang pesawat udara yang berangkat dari Bandara Radin Inten II pada November 2024 turun 2,98% dibandingkan Oktober 2024.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandar Lampung, IDN Times - Jumlah penumpang seluruh moda transportasi di Provinsi Lampung tercatat kompak menurun pada November 2024 dibandingkan periode Oktober 2024. Penumpang meliputi angkutan kereta api, kapal ferry, hingga pesawat udara.

Berdasarkan data BPS Provinsi Lampung pada November 2024, penumpang kereta api berangkat dari StasiunTanjungkarang pada November 2024 sebanyak 71.414 orang, atau turun sebesar 3,10 persen dibandingkan Oktober 2024 yaitu sebanyak 73.699 orang.

Kemudian jumlah penumpang kapal ferry berangkat melalui Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan November 2024 tercatat sebanyak 36.776 orang, turun sebesar 9,28 persen jika dibandingkan Oktober 2024 sebesar 40.540 orang.

Sedangkan penumpang pesawat udara berangkat dari Bandara Radin Inten II pada November 2024 sebanyak 49.850 orang, mengalami penurunan sebesar 2,98 persen jika dibandingkan Oktober 2024 sebanyak 51.383 orang. Lalu penumpang datang sebanyak 48.346 orang, turun sebesar 1,02 persen dibandingkan Oktober 2024 sebanyak 48.842 orang.

1. Kereta api jadi moda angkutan favorit penumpang

Potret aktivitas penumpang kereta api di Divre IV Tanjungkarang. (Dok. KAI Tanjungkarang).

Terkait pendataan tersebut, Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Lampung, M Ilham Salam mengatakan, kereta api merupakan moda angkutan terbesar digunakan oleh penumpang di Provinsi Lampung, dengan persentase sebesar 45,19 persen pada November 2024.

Jumlah penumpang kereta api berangkat dari Stasiun Tanjungkarang pada November 2024 sebanyak 71.414 orang, turun sebesar 3,10 persen dibandingkan dengan Oktober 2024 yaitu sebanyak 73.699 orang. Sebaliknya, bila dibandingkan dengan November 2023, catat sebanyak 67.752 orang, ini mengalami kenaikan sebesar 5,41 persen.

Sedangkan jumlah kilometer penumpang angkutan darat yang berangkat dari Stasiun Tanjungkarang pada November 2024 sebanyak 9,44 juta Km, ini juga turun sebesar 4,55 persen jika dibandingkan dengan keadaan Oktober 2024 yaitu sebesar 9,89 juta Km.

"Rata-rata kilometer penumpang yang berangkat dari Stasiun Tanjungkarang pada November 2024 sebanyak 132,15 km, turun sebesar 1,50 persen dibandingkan Oktober 2024 sebesar 134,15 Km. Demikian juga jika dibandingkan dengan November 2023 yang tercatat sebanyak 137,16 Km, mengalami penurunan sebesar 3,65 persen," ucapnya.

2. Selama November 2024 hanya ada 36.776 orang penumpang kapal Ferry

Aktivitas penumpang di Pelabuhan Bakauheni. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna)

Memasuki mode transportasi laut, Ilham melanjutkan, jumlah penumpang kapal Ferry berangkat dari Pelabuhan Bakauheni pada November 2024 tercatat sebanyak 36.776 orang. Jumlah itu turun sebesar 9,28 persen dibandingkan Oktober 2024 yaitu sebesar 40.540 orang.

Kemudian jika dibandingkan dengan keadaan November 2023 yang tercatat sebanyak 38.463 orang menurun sebesar 4,39 persen. Dicatat, penyeberangan menggunakan moda angkutan laut selain penumpang ada juga kendaraan, di antaranya motor, bus, mobil sedan dan sejenisnya, truk, dan pikap.

"Jumlah kendaraan yang berangkat pada November 2024 tercatat sebanyak 190.755 unit, turun sebesar 1,21 persen jika dibandingkan Oktober 2024 sebanyak 193.094 unit. Penurunan tertinggi terjadi pada jenis kendaraan bus sebesar 8,17 persen yaitu dari 8.102 unit menjadi 7.440 unit," terangnya.

3. Bandara Soekarno-Hatta hingga M Taufik Kiemas dominasi tujuan penerbangan dari Bandara Radin Inten

Aktivitas di Bandara Radin Inten II Lampung. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Bagaimana moda transportasi udara? Ilham menyampaikan, Bandara Radin Inten II melayani 10 tujuan penerbangan meliputi Bandar udara Soekarno-Hatta Jakarta (CGK), Hang Nadim Batam (BTH), Internasional Yogyakarta (YIA), Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang (PLM), Husein Sastranegara Bandung (BDO), Halim Perdana Kusuma Jakarta (HLP), Sultan Thaha Syaifuddin Jambi (DJB), Internasional Kualanamu, Medan (KNO), Bandara M. Taufik Kiemas Lampung (TFY) dan Bandar udara Gusti Ngurah Rai Bali (DPS).

Pada November 2024, terdapat empat aktivitas tujuan dominan dari Bandara Raden Inten II, yaitu Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, Bandara Hang Nadim Batam, Bandara Internasional Kualanamu Medan dan Bandara M. Taufik Kiemas Lampung.

"Jumlah penumpang pesawat udara yang berangkat dari Bandara Radin Inten II pada November 2024 tercatat sebanyak 49.850 orang, secara total turun sebesar 2,98 persen dibandingkan Oktober 2024 sebesar 51.383 orang," imbuhnya.

Editorial Team

Related Article