Mahasiswa Fakultas Adab Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) mempraktikkan tradi Lempar Selendang (instagram/adabuinril)
Selain permainan adat, mahasiswa juga diperkenalkan dengan kekayaan sastra lisan Lampung melalui pelantunan wawancan dan sagata. Kedua seni sastra tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang memperkenalkan tradisi tutur masyarakat Lampung. Khusus sagata, mahasiswa diajak mengenal nilai dan estetika yang terkandung dalam syairnya.
Dosen pengampu mata kuliah, Ratna Dewi, menjelaskan, UTS praktik menjadi bentuk penerapan materi yang sebelumnya telah dipelajari mahasiswa di kelas. Melalui pengalaman langsung, mahasiswa memiliki kesempatan untuk mengenal dan memahami kebudayaan Lampung lebih dekat.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kecintaan dan apresiasi kita terhadap kekayaan budaya Lampung. Nilai-nilai kecintaan terhadap kebudayaan inilah yang selalu ingin saya tularkan kepada mahasiswa melalui proses pembelajaran,” ujarnya, Jumat (6/11/2026).
Sementara itu, Dekan Fakultas Adab, Muhammad Afif Amrullah, mengapresiasi praktik pembelajaran tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wujud pembelajaran yang berakar pada kearifan lokal sekaligus upaya menjaga warisan budaya Lampung agar tetap dikenal generasi muda.