Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Libur Lebaran Usai, Pelayanan Publik ASN di Lampung Normal?

Libur Lebaran Usai, Pelayanan Publik ASN di Lampung Normal?
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan sidak ke sejumlah pelayanan publik di hari pertama masuk kerja pascalibur Lebaran 2024. (Dok. Pemprov Lampung).
Intinya Sih
  • Pelayanan publik di Pemprov Lampung pasca libur Lebaran 2024 berjalan normal, dipastikan oleh Sekdaprov Fahrizal Darminto.
  • Tingkat kehadiran ASN di lingkungan Pemprov Lampung pada hari pertama masuk kerja setelah libur Lebaran mencapai 97-98 persen.
  • Seluruh pos pelayanan publik di lingkup Pemprov Lampung sudah berjalan dengan baik, tanpa menerapkan Work From Home (WFH).
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bandar Lampung, IDN Times - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memastikan pelayanan publik di provinsi setempat pasca di hari pertama masuk kerja setelah libur Lebaran 2024 sudah berjalan normal.

Sekdaprov Lampung, Fahrizal Darminto mengatakan, pihaknya dipimpin Gubernur Arinal Djunaidi telah memantau langsung ke beberapa lokasi, guna memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terhambat.

"Alhamdulillah tadi di Rumah Sakit Abdul Moeloek, Samsat, dan RSJ, pelayanan berjalan normal dan hari ini ternyata memang cukup banyak masyarakat yang membutuhkan pelayanan," ujarnya saat dimintai keterangan, Selasa (16/4/2024).

1. Tingkat kehadiran ASN diklaim capai 97-98 persen

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan sidak ke sejumlah pelayanan publik di hari pertama masuk kerja pascalibur Lebaran 2024. (Dok. Pemprov Lampung).
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan sidak ke sejumlah pelayanan publik di hari pertama masuk kerja pascalibur Lebaran 2024. (Dok. Pemprov Lampung).

Pada hari pertama masuk kerja ini, Fahrizal menjelaskan, Pemprov Lampung membentuk tim terdiri dari berbagai unsur telah melaksanakan pemantauan dan sidak ke beberapa perangkat daerah di lingkungan pemerintahan setempat. Itu guna memastikan tingkat kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN).

Selain itu, ia turut menjamin tingkat kehadiran pegawai di lingkungan Pemprov Lampung pada hari pertama masuk kerja setelah libur Lebaran 2024 mencapai 97-98 persen.

"Tadi sudah kita pantau di satker-satker, rata-rata 97 sampai 98 persen hadir, meskipun pada hari ini kegiatan di kantor yang bukan pelayanan, masih agak lowong," imbuhnya.

2. Simpulkan seluruh pos pelayanan publik telah berjalan normal

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan sidak ke sejumlah pelayanan publik di hari pertama masuk kerja pascalibur Lebaran 2024. (Dok. Pemprov Lampung).
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan sidak ke sejumlah pelayanan publik di hari pertama masuk kerja pascalibur Lebaran 2024. (Dok. Pemprov Lampung).

Dari hasil pemantauan tersebut, Fahrizal menyimpulkan, seluruh pos-pos pelayanan publik di lingkup Pemprov Lampung sudah berjalan sebagaimana mestinya.

"Kegiatan di kantor, staf kita tadi pagi sudah apel semua. Kita tunjukkan bahwa kita siap, karena sebelum libur sudah kita briefing, tidak ada tawar menawar harus masuk kantor," tegasnya.

3. Tak anjurkan ASN ambil WFH pascalibur lebaran

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan sidak ke sejumlah pelayanan publik di hari pertama masuk kerja pascalibur Lebaran 2024. (Dok. Pemprov Lampung).
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan sidak ke sejumlah pelayanan publik di hari pertama masuk kerja pascalibur Lebaran 2024. (Dok. Pemprov Lampung).

Lebih lanjut Fahrizal turut menyimpulkan, Pemprov Lampung tidak menerapkan Work From Home (WFH). Walaupun sebelumnya, pemerintah melalui Menteri PAN RB telah diumumkan pemberlakuan WFH atau WFO bagi ASN pada Selasa dan Rabu, (16-17/4/2024).

Pasalnya, para ASN Pemprov Lampung sebelum memasuki masa cuti bersama telah ditekankan harus bertanggung jawab untuk bisa kembali masuk kerja sesuai akhir masa cuti bersama.

"Kita memang tidak merencanakan WFH, oleh karena surat dari Menpan itu hadirnya belakangan, kita sudah libur. WFH itu sejatinya harus direncanakan, berapa persen yang di kantor, berapa persen yang di rumah dan yang di rumah mengerjakan apa, dibagi tugasnya. Jadi tidak dadak-dadakan," tandas Sekdprov.

Share Article
Editorial Team

Latest News Lampung

See More