2 Hari Penerbangan Batal, Tiket Penumpang Bandara Radin Inten Hangus?

- Penumpang terdampak pembatalan penerbangan akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau berhak refund tiket 100 persen atau reschedule, sesuai ketentuan maskapai dan Peraturan Menteri Perhubungan.
- Reschedule dapat dipilih tanpa biaya hingga 30 hari ke depan, meski teknis pelaksanaannya mengikuti kebijakan masing-masing maskapai.
- Lebih dari 6.200 calon penumpang terdampak pembatalan selama 6–7 September 2026; Bandara Radin Inten II kini kembali beroperasi sambil memberi pendampingan, makanan ringan, air, dan masker.
Lampung Selatan, IDN Times - Ribuan calon penumpang Bandara Internasional Radin Inten II Lampung mengalami pembatalan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik dampak aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) digaransi mendapat pengembalian dana tiket maupun penjadwalan ulang penerbangan.
General Manager Bandara Internasional Radin Inten II, Kiki Eprina Arieanti mengatakan, opsi tersebut akan difasilitasi dan disediakan oleh masing-masing maskapa. Itu sebagaimana ketentuan pembatalan dan perubahan jadwal penerbangan mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 30 Tahun 2021.
"Ya, cancel dan reschedule, karena ini sifatnya force majeure atau bencana alam, refund akan dikembalikan 100 persen," ujarnya dimintai keterangan, Selasa (8/9/2026).
1. Ketentuan reschedule tanpa biaya hingga 30 hari

Maskapai Garuda Indonesia menandai operasional penerbangan Bandara Internasional Radin Inten II kembali dibuka. (Dok. Bandara Radin Inten II). Selain kebijakan refund, Kiki melanjutkan, para calon penumpang yang tetap ingin melakukan perjalanan atau penerbangan via Bandara Internasional Radin Inten II juga memiliki opsi untuk menjadwalkan ulang penerbangan.
Menurutnya, penumpang dapat memilih reschedule tanpa biaya hingga 30 hari ke depan. Namun, teknis pelaksanaan penjadwalan ulang tetap mengikuti kebijakan masing-masing maskapai.
"Untuk reschedule ini juga tergantung masing-masing maskapai ya, tapi yang diatur di Peraturan Menteri adalah pembatalan akan diganti 100 persen," katanya.
2. Lebih dari 6 ribu penumpang alami pembatalan

Aktivitas Bandara Internasional Radin Inten II, Minggu (6/9/2026). (IDN Times/Istimewa). Berdasarkan data diterima IDN Times, dampak erupsi Gunung Anak Krakatau terhadap penerbangan di Bandara Radin Inten II tercatat cukup signifikan.
Rinciannya, jumlah pembatalan penerbangan berimbas terhadap 3.412 calon penumpang, Minggu (6/9/2026). Kemudian Senin (7/9/2026) hingga Selasa sekitar pukul 11.00 WIB, terdapat 2.810 pembatalan.
"Jika digabungkan, berarti sekitar 6.200-an. Selama dua hari ini," ucap Kiki.
3. Sebut penumpang dapat pendampingan

Aktivitas penumpang Bandara Internasional Radin Inten II terdampak abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna). Sebelum kondisi operasional Bandara Internasional Radin Inten II kini telah kembali beroperasi dan melayani penerbangan, Kiki menambahkan, manajemen bandara juga melakukan Service Recovery Activation (SRA) bagi pengguna jasa terdampak aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan air kemasan, makanan ringan, dan masker kepada pengguna jasa yang terdampak. Termasuk memberikan pendampingan serta informasi mengenai kondisi operasional penerbangan.
"Kami memahami bahwa kondisi seperti ini dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengguna jasa. Melalui Service Recovery Activation, kami berupaya hadir secara langsung untuk memberikan perhatian dan pelayanan kepada penumpang yang terdampak," imbuhnya.
















