Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Lampung Bidik Efek Ekonomi dari PON 2032, Sport Center Jadi Kunci

Lampung Bidik Efek Ekonomi dari PON 2032, Sport Center Jadi Kunci
Pemprov Lampung menggelar pertemuan bersama tim visitasi Komite Olahraga Nasional Indonesia di Ruang Rapat Gubernur. (Dok. Pemprov Lampung).
Intinya Sih
Sisi Positif
  • Pemprov Lampung mempersiapkan diri sebagai tuan rumah PON 2032 dengan fokus pada pembangunan sport center dan infrastruktur pendukung untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
  • Pemerintah daerah memperkuat pembinaan atlet sejak usia dini agar Lampung tidak hanya sukses menjadi tuan rumah, tetapi juga mampu mencetak atlet berprestasi nasional dan internasional.
  • Penyelenggaraan PON 2032 diharapkan meningkatkan pariwisata, membuka lapangan kerja baru, serta memperluas eksposur Lampung melalui tata kelola transparan dan kolaborasi lintas sektor.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandar Lampung, IDN Times - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus mematangkan kesiapan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII 2032 mulai dari penyelenggaraan hingga dampak ekonomi jangka panjang bagi daerah.

Sekretaris Daerah Provinsi (Seksaprov) Lampung, Marindo Kurniawan mengatakan, kesiapan Lampung tidak hanya difokuskan pada aspek teknis penyelenggaraan, tetapi juga bagaimana ajang olahraga nasional itu mampu menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi daerah.

“PON ini bukan sekadar event olahraga, tetapi momentum strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, mulai dari sektor UMKM, pariwisata, hingga perhotelan dan transportasi,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).

1. Sport center jadi indikator utama

IMG-20260417-WA0017.jpg
Pemprov Lampung menggelar pertemuan bersama tim visitasi Komite Olahraga Nasional Indonesia di Ruang Rapat Gubernur. (Dok. Pemprov Lampung).

Dalam proses verifikasi, salah satu perhatian utama ialah kesiapan infrastruktur, termasuk rencana pembangunan sport center sebagai venue utama. Fasilitas ini dinilai menjadi indikator penting dalam penilaian kelayakan tuan rumah.

Selain itu, pembagian venue cabang olahraga antara Lampung dan Provinsi Banten juga menjadi pembahasan, termasuk cabang di bawah Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) dan angkat berat. Marindo menegaskan, Pemprov siap menindaklanjuti seluruh catatan teknis tersebut.

“Kami berkomitmen mempercepat pemenuhan infrastruktur, termasuk pembangunan sport center yang tidak hanya untuk PON, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang pembinaan olahraga di Lampung,” katanya.

2. Fokus pembinaan atlet sejak dini

IMG-20260417-WA0019.jpg
Pemprov Lampung menggelar pertemuan bersama tim visitasi Komite Olahraga Nasional Indonesia di Ruang Rapat Gubernur. (Dok. Pemprov Lampung).

Tak hanya infrastruktur, Pemprov Lampung juga menaruh perhatian besar pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang olahraga, khususnya pembinaan atlet sejak usia dini.

Menurut Marindo, langkah ini penting agar Lampung tidak hanya menjadi tuan rumah, tetapi juga mampu mencetak atlet berprestasi di tingkat nasional hingga internasional.

“Pembinaan atlet akan terus diperkuat secara terarah dan berkelanjutan berbasis potensi daerah,” ucapnya.

3. Dorong pariwisata dan serap tenaga kerja

Pariwisata Lampung Barat. (youtube.com/Pariwisata Lampung Barat).
Pariwisata Lampung Barat. (youtube.com/Pariwisata Lampung Barat).

Marindo menambahkan, penyelenggaraan PON 2032 juga diproyeksikan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Lampung. Dengan berbagai potensi wisata yang dimiliki, momentum ini dinilai dapat memperluas eksposur daerah di tingkat nasional bahkan global.

Selain itu, efek berganda (multiplier effect) juga diharapkan muncul melalui penciptaan lapangan kerja baru dan peningkatan pendapatan masyarakat.

“Harapannya, PON bisa memberikan dampak luas bagi masyarakat, tidak hanya saat event berlangsung, tetapi juga setelahnya,” katanya.

4. Tekankan transparansi dan kolaborasi

IMG-20260417-WA0018.jpg
Pemprov Lampung menggelar pertemuan bersama tim visitasi Komite Olahraga Nasional Indonesia di Ruang Rapat Gubernur. (Dok. Pemprov Lampung).

Dalam proses persiapan, Pemprov Lampung juga menekankan pentingnya tata kelola yang transparan dan akuntabel. Sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah pusat, daerah mitra, hingga dunia usaha, terus diperkuat.

Dengan berbagai langkah strategis tersebut, Marindo optimistis Lampung mampu memenuhi seluruh indikator sebagai tuan rumah PON 2032.

“Kami ingin PON ini meninggalkan legacy nyata, baik dari sisi infrastruktur, prestasi olahraga, maupun pertumbuhan ekonomi masyarakat,” imbuh Marindo.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang
Follow Us

Latest News Lampung

See More