Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Penangkapan DPO Begal Ricuh di Hajatan Lamteng, Polisi Dilempari Kursi

Penangkapan DPO Begal Ricuh di Hajatan Lamteng, Polisi Dilempari Kursi
Tangkap layar video penangkapan polisi berujung kericuhan di di Gang Seruni, Kelurahan Yukum Jaya, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah. (IDN Times/Istimewa).
Intinya Sih
  • Video viral menunjukkan kericuhan saat polisi berusaha menangkap DPO kasus begal di tengah pesta pernikahan di Lampung Tengah, memicu kepanikan tamu dan protes warga.
  • Kapolres Lampung Tengah membenarkan penangkapan itu menargetkan residivis begal yang telah lama buron setelah petugas mendapat informasi keberadaannya di lokasi hajatan.
  • Kericuhan makin parah ketika warga melempari polisi dengan batu dan kursi, menyebabkan beberapa anggota terluka sementara pelaku berhasil melarikan diri.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Lampung Tengah, IDN Times - Rekaman video memperlihatkan kericuhan saat upaya penangkapan seorang daftar pencarian orang (DPO) kasus begal di tengah pesta pernikahan viral di media sosial. Peristiwa keributan massa tersebut terjadi di Gang Seruni, Kelurahan Yukum Jaya, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), Selasa (2/6/2026).

Dalam video yang diterima IDN Times, sejumlah petugas berpakaian preman tampak berupaya mengamankan seorang pria yang diduga merupakan buronan kasus begal. Namun, proses penangkapan itu memicu keributan setelah sejumlah warga dan tamu undangan mengerumuni petugas.

1. Warga protes penangkapan dilakukan di tengah keramaian

IMG_20260605_143333.jpg
Tangkap layar video penangkapan polisi berujung kericuhan di di Gang Seruni, Kelurahan Yukum Jaya, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah. (IDN Times/Istimewa).

Dalam rekaman berdurasi dua menit enam detik tersebut, terdengar seorang warga menyampaikan keberatan terhadap cara penangkapan yang dilakukan di tengah pesta pernikahan. Menurutnya, tindakan tersebut berisiko membahayakan pengunjung yang hadir dalam acara hajatan, termasuk anak-anak.

"Kalau mau menangkap silakan, tapi jangan di tempat keramaian. Banyak yang luka, anak kecil juga ada yang terkena injakan," seru seorang warga dalam video tersebut.

Alhasil, kericuhan itu membuat suasana pesta pernikahan sempat terganggu. Sejumlah tamu undangan terlihat panik, saat terjadi aksi kejar-kejaran di tengah kerumunan.

2. Pelaku memang target pencarian

Ilustrasi DPO/buron. (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi DPO/buron. (IDN Times/Mardya Shakti)

Terkait video viral tersebut, Kapolres Lampung Tengah, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon membenarkan adanya upaya penangkapan terhadap seorang DPO kasus begal telah lama menjadi target pencarian polisi. Menurutnya, petugas memperoleh informasi terkait keberadaan pelaku di lokasi hajatan hingga langsung bergerak untuk meringkus DPO tersebut.

"Pelaku merupakan residivis kasus begal yang sudah lama buron. Saat itu anggota melihat keberadaannya dan langsung berupaya melakukan penangkapan," ucapnya dikonfirmasi, Jumat (5/6/2026).

3. Polisi sempat dilempari batu dan kursi

Ilustrasi borgol. (pexels.com/Kindel Media)
Ilustrasi borgol. (pexels.com/Kindel Media)

Dalam proses penangkapan tersebut, Charles melanjutkan, petugas mendapat perlawanan dari sejumlah warga dan keluarga pelaku, beberapa anggota polisi bahkan sampai menjadi sasaran pelemparan batu dan kursi.

Akibat insiden tersebut, beberapa anggota polisi dilaporkan mengalami luka-luka akibat terkena lemparan benda keras. Sementara, pelaku yang hendak ditangkap merupakan tersangka kasus begal kerap menggunakan senjata tajam.

"Kami sudah lama mencarinya dan kemarin terlihat sehingga langsung akan diamankan. Atas kejadian ini, pelaku berhasil meloloskan diri saat kericuhan berlangsung," imbuh Kapolres.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang

Latest News Lampung

See More