Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kisah Nisrina, Mahasiswi Unila Sabet Duta Anti Narkoba 2026
Nisrina Athiyya Kamila, mahasiswi Program Studi PG PAUD FKIP Universitas Lampung (Unila) jadi Duta Anti Narkoba MUI Provinsi Lampung 2026 (dok.humas/unila.ac.id
  • Nisrina Athiyya Kamila, mahasiswi Unila, terpilih sebagai Duta Anti Narkoba MUI Provinsi Lampung 2026 lewat ajang The Face of Lampung dan juga meraih penghargaan Best Intelegensia 1.
  • Setelah dinobatkan, Nisrina aktif mengedukasi pelajar SMA dan anak usia dini di Bandar Lampung tentang bahaya narkoba serta pentingnya pola hidup sehat sejak muda.
  • Meski sibuk kuliah, Nisrina menjaga keseimbangan antara studi dan tanggung jawabnya sebagai duta dengan menyusun prioritas agar tetap bisa berkontribusi dalam kampanye anti narkoba.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Intinya sih...

  • Lampung menjadi contoh nasional transformasi digital

  • Skor ETPD Lampung tembus tahap digital dengan skor 97,5 persen

  • Target inklusi keuangan 97,2 persen di 2045 untuk mendorong inklusi keuangan di Lampung

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandar Lampung, IDN TimesMahasiswa tak hanya dituntut berprestasi di bangku kuliah, tetapi juga mampu membawa perubahan di tengah masyarakat. Semangat itu ditunjukkan Nisrina Athiyya Kamila, mahasiswi Program Studi PG PAUD FKIP Universitas Lampung (Unila) berhasil meraih gelar Duta Anti Narkoba MUI Provinsi Lampung 2026.

Prestasi tersebut diraih Nisrina melalui ajang The Face of Lampung 2026. Tak hanya dinobatkan sebagai Duta Anti Narkoba, ia juga berhasil meraih posisi 3rd The Face of Lampung 2026 dan penghargaan Best Intelegensia 1.

Bagi Nisrina, mengikuti ajang tersebut bukan sekadar mengejar gelar. Ia ingin membuktikan anak muda bisa mengambil peran nyata dalam menyebarkan pesan positif sekaligus menginspirasi lingkungan sekitar.

"Saya ingin memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya pemuda Indonesia. Saya masih terus belajar, menerima ilmu dan pengalaman, kemudian ingin membagikannya serta memberikan perubahan," ujarnya

1. Perjalanan menjadi duta anti narkoba

Nisrina Athiyya Kamila, mahasiswi Program Studi PG PAUD FKIP Universitas Lampung (Unila) jadi Duta Anti Narkoba MUI Provinsi Lampung 2026 (dok.humas/unila.ac.id

Perjalanan menuju gelar tersebut tidak berlangsung singkat. Nisrina menceritakan, setelah melewati tahap pendaftaran dan wawancara, Ia dinyatakan lolos sebagai finalis dan mengikuti pra-karantina selama hampir dua bulan. Berbagai tantangan harus dijalani, mulai dari pembuatan video, wawancara mendalam, hingga kompetisi pidato.

"Proses seleksi kemudian berlanjut ke tahap karantina selama dua hari menjelang grand final. Dari rangkaian tahapan itu, akhirnya saya berhasil menyandang gelar Duta Anti Narkoba MUI Provinsi Lampung 2026," katanya.

2. Aktif edukasi pelajar di Lampung

Nisrina Athiyya Kamila, mahasiswi Program Studi PG PAUD FKIP Universitas Lampung (Unila) jadi Duta Anti Narkoba MUI Provinsi Lampung 2026 (dok.humas/unila.ac.id

Usai terpilih, Nisrina aktif terlibat dalam berbagai kegiatan sosialisasi bersama Gannas Annar MUI Provinsi Lampung. Salah satu fokus kegiatannya ialah mengedukasi pelajar SMA di Bandar Lampung mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba serta pentingnya menerapkan pola hidup sehat sejak usia muda.

Tak hanya menyasar kalangan remaja, Ia juga menanamkan nilai-nilai hidup sehat kepada anak usia dini melalui kegiatan mengajar. Materi yang disampaikan mencakup bahaya asap rokok, kewaspadaan terhadap orang asing, hingga pembiasaan perilaku sehat dalam kehidupan sehari-hari.

3. Jaga keseimbangan antara pendidikan dan tanggung jawab sebagai duta

ilustrasi mahasiswa (pexels.com/Yan Krukau)

Di tengah aktivitas kuliah yang padat, Nisrina mengatakan ia berupaya menjaga keseimbangan antara pendidikan dan tanggung jawabnya sebagai duta. Ia menerapkan skala prioritas dan menyusun jadwal kegiatan agar keduanya dapat berjalan beriringan.

Menurutnya, peran mahasiswa tidak berhenti pada capaian akademik. Melalui edukasi dan aksi sosial yang dijalankan, ia turut membantu meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap bahaya narkoba sekaligus pentingnya membangun gaya hidup sehat sejak dini.

Editorial Team

Related Article