Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kebakaran Bangunan BTS Telkomsel di Gisting, Kerugian Rp300 Juta
Kebakaran melanda bangunan BTS Telkomsel di Jalan TK Aisyiyah, Pekon Purwodadi, Kecamatan Gisting, Tanggamus, Rabu (15/7/2026). (Dok. Polres Tanggamus).
  • Kebakaran melanda bangunan BTS Telkomsel di Gisting, Tanggamus pada Rabu siang dan berhasil dikendalikan berkat aksi cepat petugas Damkar, polisi, Babinsa, serta warga sekitar.
  • Saksi bernama Untung pertama kali melihat asap hitam dari bangunan BTS dan segera meminta bantuan hingga api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 45 menit.
  • Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp300 juta tanpa korban jiwa, sementara penyebab pasti masih diselidiki oleh pihak Telkomsel dan Inafis Polres Tanggamus.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tanggamus, IDN Times - Kebakaran melanda bangunan Base Transceiver Station (BTS) Telkomsel berada di Jalan TK Aisyiyah, Pekon Purwodadi, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.

Personel Damkarmat Tanggamus bersama Polsek Talang Padang dan Babinsa serta masyarakat bergerak cepat melakukan pemadaman sehingga kobaran api berhasil dikendalikan dan tidak meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi.

1. Saksi melihat melihat kepulan asap hitam keluar dari bangunan BTS

Kebakaran melanda bangunan BTS Telkomsel di Jalan TK Aisyiyah, Pekon Purwodadi, Kecamatan Gisting, Tanggamus, Rabu (15/7/2026). (Dok. Polres Tanggamus).

Kapolsek Talang Padang Iptu Harunur Rasyid, mengatakan, pascamenerima informasi kebakaran, personel langsung dikerahkan ke lokasi bersama Damkarmat Tanggamus. Tujuannya, membantu proses pemadaman sekaligus mengamankan area agar tidak membahayakan masyarakat yang berada di sekitar tower.

"Personel kami bersama petugas Damkar, Babinsa, dan warga langsung melakukan upaya pemadaman. Setelah api berhasil dipadamkan, anggota juga melakukan pengamanan lokasi serta mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi untuk mengetahui penyebab kebakaran," kata Harunur, Kamis (16/7/2026).

Harunur menjelasakan, berdasarkan hasil identifikasi awal, peristiwa itu pertama kali diketahui oleh seorang saksi bernama Untung, penjaga bangunan BTS yang rumahnya berada tidak jauh dari lokasi. Saat berada di sekitar rumahnya, ia melihat kepulan asap hitam keluar dari bangunan BTS.

2. Api dipadamkan 45 menit

Kebakaran melanda bangunan BTS Telkomsel di Jalan TK Aisyiyah, Pekon Purwodadi, Kecamatan Gisting, Tanggamus, Rabu (15/7/2026). (Dok. Polres Tanggamus).

Menyadari adanya kebakaran, Untung segera meminta bantuan kepada pengendara yang melintas untuk menghubungi petugas Pemadam Kebakaran. Tidak lama berselang, sekitar pukul 12.40 WIB, api semakin membesar dan melahap bagian bangunan BTS.

Petugas Damkar yang tiba di lokasi bersama personel Polsek Talang Padang, Babinsa Gisting, dan masyarakat langsung berjibaku memadamkan api.

"Berkat penanganan cepat, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar 45 menit, sehingga tidak merembet ke area lain yang berpotensi menimbulkan kerugian lebih besar," jelasnya.

3. Pemicu kebakaran masih diselidiki

Kebakaran melanda bangunan BTS Telkomsel di Jalan TK Aisyiyah, Pekon Purwodadi, Kecamatan Gisting, Tanggamus, Rabu (15/7/2026). (Dok. Polres Tanggamus).

Harunur menyampaikan, setelah api berhasil dipadamkan, lokasi kejadian dipasang garis pengamanan untuk kepentingan penyelidikan.

"Akibat kejadian tersebut, kerugian material sementara diperkirakan mencapai sekitar 300 juta. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut," ungkapnya.

Kapolsek menegaskan, hingga saat ini penyebab kebakaran masih belum dapat dipastikan. Dugaan sementara, sumber api masih dalam pemeriksaan oleh teknisi dari pihak Telkomsel serta Inafis Polres Tanggamus yang akan melakukan pengecekan terhadap seluruh instalasi dan perangkat BTS yang terbakar.

Kapolsek mengimbau masyarakat untuk tidak mendekat area BTS selama proses pemeriksaan lanjutan. "Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati area tower selama proses pemeriksaan berlangsung sehingga tidak mengganggu proses penyelidikan," tandasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article