Karhutla di Way Kambas Padam, Personel Masih Pantau Bara Api

- Kebakaran hutan dan lahan di Taman Nasional Way Kambas padam pada Sabtu sekitar pukul 19.30 WIB, setelah pemadaman berlangsung sejak pukul 16.00 WIB.
- Sebanyak 200 personel tetap berjaga melakukan pembasahan, penyisiran, dan patroli untuk memastikan bara di semak atau material kering tidak memicu titik api baru.
- Pemadaman melibatkan Polres Lampung Timur, TNI, Brimob, TNWK, BPBD, damkar, dan relawan; medan sulit dijangkau serta angin kencang menjadi kendala.
Lampung Timur, IDN Times - Sebanyak 200 personel masih berjaga di kawasan Taman Nasional Way kambas meski kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berhasil dipadamkan, Sabtu (22/7/2026) malam sekitar pukul 19.30 WIB. Para personel masih berjaga di lokasi guna melakukan pembasahan.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, pembasahan dilakukan untuk memastikan bara api di dalam semak maupun material kering tidak kembali memicu kebakaran.
1. Lakukan pembasahan

Personel TNI membantu memadakan Karhutla di Taman Nasional Way Kambas, Sabtu (22/8/2026). (Dok. Kodam XXI Radin Inten). Yuni mengatakan, pembasahan tersebut penting dilakukan mengingat kondisi kawasan masih berpotensi mengalami kebakaran susulan apabila terdapat bara yang belum sepenuhnya mati.
“Setelah api berhasil dipadamkan, personel langsung melakukan pembasahan di lokasi. Ini untuk memastikan tidak ada bara yang masih menyala dan mencegah munculnya kembali titik api,” kata Yuni.
Selain pembasahan, petugas TNWK juga melakukan penyisiran dan patroli di sekitar lokasi kebakaran untuk memastikan tidak ada titik api lain yang berpotensi berkembang.
“Kami tetap melakukan pemantauan dan patroli. Tim TNWK menyisir kawasan untuk memastikan tidak ada titik api lain yang belum terdeteksi,” tutur Yuni.
2. Titik api sulit dijangkau

Karhutla di kawasan TN Way Kambas, Kabupaten Lampung Timur, Jumat (21/8/2026). (Dok. Balai TNWK). Diketahui, karhutla yang melanda kawasan TNWK Lampung Timur, titik api sulit dijangkau karena kondisi medan dan hembusan angin kencang. Pemadaman dilakukan sejak pukul 16.00 WIB hingga titik api dinyatakan padam sekitar pukul 19.30 WIB.
Menurut Yuni, keberhasilan pemadaman tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur yang terlibat di lapangan. “Personel gabungan bekerja maksimal untuk memastikan api tidak kembali meluas,” kata Yuni, Minggu (23/8/2026).
3. Ini asal tim gabungan

Personel TNI membantu memadakan Karhutla di Taman Nasional Way Kambas, Sabtu (22/8/2026). (Dok. Kodam XXI Radin Inten). Yuni mengatakan, personel yang dikerahkan berasal dari Polres Lampung Timur, Kodim 0429/Lamtim, Brimob Polda Lampung, Yonif Teritorial Pembangunan (Yon TP), TNWK, BPBD, pemadam kebakaran, hingga relawan.
Pemadaman tersebut dipimpin langsung Kapolres Lampung Timur AKBP Yuliansyah dan Dandim 0429/Lamtim Letkol Inf Danang Setiaji.















