Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Isi Solar Tunjukkan STNK dan QR Code, Pertamina Koordinasi ke Pemprov
Antrean kendaraan besar di SPBU Jalan Soekarno-Hatta (Bypass), Kota Bandar Lampung, Selasa (13/10/2026). (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).
  • Pertamina Patra Niaga Sumbagsel akan berkoordinasi dengan Pemprov Lampung untuk memperkuat verifikasi STNK dan QR Code Program Subsidi Tepat bagi kendaraan pengisi Biosolar.
  • Pengawasan penyaluran Biosolar dilakukan melalui pemantauan transaksi dan kesesuaian QR Code dengan data kendaraan; pelanggaran dapat ditindak sesuai pemeriksaan dan aturan berlaku.
  • Pertamina memantau stok, mengoptimalkan distribusi, serta berkoordinasi dengan pemerintah dan kepolisian untuk menangani antrean, menjaga ketertiban SPBU, dan kelancaran penyaluran BBM.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandar Lampung, IDN Times - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) menyatakan bakal berkoordinasi dengan Pemprov Lampung. Koordinasi itu terkait rencana penguatan verifikasi kesesuaian data kendaraan yang melakukan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Biosolar.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, mengatakan, verifikasi kesesuaian data itu mencakup pemeriksaan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan QR Code Program Subsidi Tepat.

“Pertamina menyambut baik langkah Pemerintah Provinsi Lampung dalam memperkuat pengawasan penyaluran Biosolar. Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait agar upaya pengawasan dapat berjalan efektif, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi perhatian utama,” ujar Rusminto, Selasa (13/10/2026).

1. Pengawasan perlu perhatikan ketentuan berlaku

Antrean kendaraan besar di SPBU Jalan Soekarno-Hatta (Bypass), Kota Bandar Lampung, Selasa (13/10/2026). (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Menurut Rusminto, setiap langkah pengawasan perlu memperhatikan ketentuan yang berlaku, kewenangan masing-masing pihak, serta efektivitas proses pelayanan agar tidak menambah hambatan dalam pengisian BBM di SPBU.

Di sisi lain, Pertamina terus memperkuat pengawasan melalui pemantauan transaksi dan verifikasi kesesuaian QR Code dengan data kendaraan dalam Program Subsidi Tepat. Apabila ditemukan indikasi penyalahgunaan BBM subsidi, Pertamina akan melakukan evaluasi dan tindak lanjut sesuai ketentuan.

"Terhadap lembaga penyalur yang terbukti melakukan pelanggaran, Pertamina dapat menerapkan sanksi berdasarkan hasil pemeriksaan dan aturan yang berlaku," ujar Rusminto.

2. Apa imbas antrean kendaraan di SPBU?

Antrean kendaraan besar di SPBU Jalan Soekarno-Hatta (Bypass), Kota Bandar Lampung, Selasa (13/10/2026). (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Rusminto tak menampik, antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU dapat berdampak terhadap aktivitas dan produktivitas masyarakat. Untuk itu, Pertamina terus melakukan berbagai upaya melalui penguatan pengawasan, pemantauan stok secara berkala, optimalisasi distribusi, serta peningkatan efektivitas pelayanan di SPBU dengan melibatkan pemerintah daerah dan instansi terkait.

Ia menambahkan, penanganan antrean, Pertamina berkoordinasi dengan kepolisian, Dinas Perhubungan, dan pihak terkait. Tujuannya, mendukung pengaturan kendaraan di sekitar SPBU agar tetap tertib dan tidak mengganggu arus lalu lintas.

"Pengelola SPBU juga terus didorong untuk meningkatkan kesiapan operator, efektivitas proses pengisian, serta memperhatikan kenyamanan dan keselamatan konsumen selama berada di area SPBU," papar Rusminto.

3. Stok BBM terus dipantau

Ilustrasi pengisian BBM Biosolar di SPBU. (Dok. PPN Sumbagsel).

Terkait distribusi BBM bersubsidi, Rusminto menjelaskan, Pertamina terus berupaya menjaga ketersediaan BBM melalui pemantauan stok dan optimalisasi pengiriman ke SPBU sesuai kebutuhan serta kondisi operasional di lapangan.

Evaluasi penyaluran juga dilakukan secara berkala untuk mengantisipasi perubahan kebutuhan masyarakat dan mendukung kelancaran pelayanan. Perusahaan pelat merah ini juga memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Lampung, pemerintah kabupaten/kota, kepolisian, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kelancaran penyaluran BBM serta meningkatkan kualitas pelayanan di SPBU.

Curated For You

Editorial Team

Related Article