Karang Taruna Got Talent Lampung Selatan Dorong Kreativitas Pemuda

Karang Taruna Got Talent Lampung Selatan 2026 berlangsung 10–28 Oktober di Lapangan Cipta Karya, Kalianda, sebagai ruang pemuda menampilkan bakat dan kreativitas.
Bupati Radityo Egi Pratama berharap ajang ini digelar rutin agar pemuda Lampung Selatan mendapat kesempatan lebih luas mengasah potensi dan menghasilkan karya bermanfaat.
Keramaian selama 19 hari membuka peluang pendapatan bagi UMKM sekitar lokasi, dengan Karang Taruna menargetkan manfaat ekonomi dan sosial dirasakan warga setempat.
Lampung Selatan, IDN Times – Ajang pencarian bakat biasanya identik dengan panggung dan penampilan peserta. Tapi, Karang Taruna Got Talent Lampung Selatan 2026 juga punya sisi lain yang menarik, yakni peluang usaha bagi pelaku UMKM di sekitar lokasi acara.
Berlangsung selama 19 hari, mulai 10 hingga 28 Oktober 2026, kegiatan ini dipusatkan di Lapangan Cipta Karya, Kalianda. Selain menjadi tempat bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat dan kreativitas, keramaian acara diharapkan ikut menggerakkan aktivitas ekonomi warga.
1. Panggung bagi anak muda Lampung Selatan unjuk bakat

Ilustrasi pemuda memiliki kesiapan SDM (IDN Times/Arief Rahmat) Bagi generasi muda, kesempatan untuk menunjukkan kemampuan bisa menjadi langkah awal mengembangkan potensi yang dimiliki. Hal inilah yang ingin dihadirkan melalui Karang Taruna Got Talent 2026.
Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyebut setiap pemuda memiliki bakat dan keunggulan masing-masing. Menurutnya, anak muda perlu mendapat kesempatan untuk tampil, mengasah kemampuan, dan berani menunjukkan jati diri.
"Setiap pemuda dan pemudi di Lampung Selatan memiliki potensi dan daya ungkit masing-masing. Karena itu, kita perlu memberikan ruang bagi mereka untuk menunjukkan bakat, mengembangkan talenta, dan berani menjadi diri sendiri,” kata Egi, Selasa (13/10/2026).
Ia juga berharap, ajang ini tidak hanya berlangsung pada 2026. Menurutnya, penyelenggaraan secara rutin dapat membuka kesempatan lebih luas bagi pemuda Lampung Selatan untuk mengembangkan potensi sekaligus menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.
2. Keramaian acara jadi peluang bagi pelaku UMKM

Ilustrasi pelaku UMKM sedang mengelola usaha melalui daring (freepik.com) Egi mengatakan, berlangsungnya acara selama 19 hari juga membuka kesempatan bagi pelaku UMKM di sekitar Lapangan Cipta Karya untuk meraih penghasilan. Kehadiran pengunjung menjadi peluang bagi warga yang menjalankan usaha di tengah ramainya kegiatan.
Menurutnya, manfaat acara tidak hanya berkaitan dengan penampilan peserta di atas panggung. Aktivitas ekonomi di sekitar lokasi juga menjadi bagian yang diharapkan tumbuh selama kegiatan berlangsung.
"Peluang ini sejalan dengan harapan agar kegiatan kepemudaan bisa memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat. Apalagi, keterlibatan warga dalam aktivitas ekonomi membuat acara tak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga membuka kesempatan usaha bagi pelaku UMKM setempat," ujarnya.
3. Karang Taruna ingin manfaatnya dirasakan masyarakat

Ilustrasi tiga pemuda berkumpul di depan laptop. (pexels.com/Ivan Samkov) Ketua Karang Taruna Kabupaten Lampung Selatan, Sahirul Hidayat, mengatakan kegiatan ini membawa semangat kesetiakawanan sosial. Ia ingin kesempatan dan manfaat yang muncul dari penyelenggaraan acara bisa dirasakan bersama, termasuk oleh warga di sekitar lokasi.
“Inilah sesungguhnya makna kesetiakawanan sosial. Tidak ada yang tertinggal dan tidak ada yang tersisih. Kegiatan ini membuka pintu rezeki bagi warga sekitar. Rezeki pun menyebar, tidak menumpuk di satu tangan. Inilah bentuk ekonomi kerakyatan yang tumbuh dari rakyat dan dinikmati oleh rakyat,” ujar Sahirul.
Ia berharap, melalui Karang Taruna Got Talent 2026, panggung kreativitas anak muda berjalan beriringan dengan peluang ekonomi bagi masyarakat. Dengan begitu, kegiatan yang berlangsung di Kalianda ini tidak hanya menghadirkan pertunjukan, tetapi juga memberi kesempatan bagi warga sekitar untuk ikut merasakan manfaatnya.
























