- 8 selongsong peluru kaliber 5,56 mm berstempel 5,56 CA DP, buatan Indonesia
- 3 selongsong peluru kaliber 7,62 x 45 mm berstempel TIM 7,62 TA, buatan Indonesia
- 2 selongsong peluru kaliber 9 x 19 mm berstempel TIM 9 CP, buatan Indonesia
Ini Hasil Lab Penembakan Anggota Polri di Way Kanan

- Polda Lampung mengungkap hasil tes DNA terkait penembakan tiga anggota Polri di Way Kanan
- Darah ditemukan di lokasi kejadian cocok dengan identitas korban, alat bukti kuat dan mempercepat penyelesaian kasus
- Hasil uji balistik menunjukkan senjata laras panjang dengan kaliber yang sama digunakan dalam penembakan
Bandar Lampung, IDN Times – Polda Lampung akhirnya mengungkap hasil tes DNA terkait kasus penembakan tiga anggota Polri yang tengah melakukan penggerebekan sabung ayam di Way Kanan pada, (17/3/2025) yang lalu.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Lampung, Kombes Pol Pahala Simanjuntak mengatakan, berdasarkan hasil forensik, darah yang ditemukan di lokasi kejadian cocok dengan identitas korban, yaitu Lusiyanto, Petrus, dan Ghalib.
"Kami sudah melakukan serangkaian penyidikan untuk mengumpulkan dan menguatkan bukti. Semua bukti yang kami serahkan sudah melalui proses pembuktian ilmiah dan kami yakin sangat kuat," ujar Pahala, Kamis (28/3/2024).
Menurutnya, penyelidikan ini bertujuan untuk membantu dan mendukung proses penyidikan oleh tim Penyidik Polisi Militer (Denpom).
1. Polisi pastikan bukti sudah kuat

Pahala menegaskan, bukti-bukti yang dikumpulkan telah melalui proses ilmiah dan dapat mempercepat penyelesaian kasus. Selain itu, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan penyidik Denpom agar kasus ini segera tuntas.
"Harapan kami, dengan alat bukti yang kami serahkan, penyidik Denpom bisa segera menuntaskan perkara ini," katanya.
2. Hasil uji balistik

Selain hasil tes DNA, polisi juga telah menerima hasil pemeriksaan dari Pusat Laboratorium Kriminalistik (Puslabfor) Bareskrim Polri terkait proyektil, selongsong peluru, dan sampel darah korban.
"Dari uji balistik, proyektil yang ditemukan di tubuh ketiga korban merupakan serpihan peluru kaliber 5,56 mm Full Metal Jacket yang ditembakkan dari senjata laras panjang dengan kaliber yang sama," jelasnya.
Sementara itu, polisi juga menemukan berbagai jenis selongsong peluru di lokasi kejadian, di antaranya:
3. Kasus masih dalam penyelidikan Denpom

Setelah dilimpahkan ke Denpom, kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
Pihak berwenang akan terus mendalami bukti dan mencari tahu siapa pelaku serta motif di balik penembakan yang menewaskan tiga anggota Polri ini. "Kami berharap kasus ini dapat selesai sesegera mungkin," harapnya.



















