Bandar Lampung, IDN Times - Manajemen Bhayangkara Presisi Lampung FC U-20 berharap PSSI mempertimbangkan sanksi ringan terhadap Fadly Alberto Hengga pascainsiden “tendang kungfu” dalam laga kontra Dewa United U-20 pada Elite Pro Academy (EPA) 2025/2026.
Manajer Bhayangkara Presisi Lampung FC U-20, Yongky Pamungkas mengatakan, manajemen telah memberikan klarifikasi terkait kronologi kejadian di lapangan. Ia menilai, insiden tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan merupakan rangkaian dari kericuhan antarpemain.
“Kalau harapan kami, Alberto jangan sampai disanksi berat. Memang dia salah, kami tidak membenarkan (aksi tendangan kungfu Alberto), tapi itu terjadi di luar kontrol dan ada rentetan kejadian sebelumnya,” ujarnya dikonfirmasi, Rabu (22/4/2026).
