Lampung Selatan, IDN Times - Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan erupsi sebanyak 20 kali sepanjang, Senin (17/8/2026). Aktivitas erupsi berlangsung sejak dini hari hingga malam, dengan letusan terakhir tercatat pada pukul 22.10 WIB.
Berdasarkan laporan pengamatan aktivitas Gunung Anak Krakatau, rangkaian erupsi tersebut terjadi mulai pukul 01.30 WIB. Beberapa erupsi teramati secara visual berupa kolom abu, sementara sebagian lainnya hanya terekam melalui seismograf.
Erupsi pertama tercatat pukul 01.30 WIB dengan amplitudo maksimum 57 milimeter dan durasi 36 detik. Aktivitas kembali terjadi pukul 02.13 WIB dengan amplitudo 61 milimeter selama 53 detik.
Selanjutnya, erupsi tercatat pukul 03.04 WIB dengan amplitudo maksimum 64 milimeter selama 55 detik. Erupsi berlanjut pada pukul 03.29 WIB dengan amplitudo 57 milimeter selama 43 detik.
Pada pukul 04.05 WIB, erupsi kembali terekam dengan amplitudo maksimum 58 milimeter dan durasi 38 detik. Disusul erupsi pukul 04.20 WIB dengan amplitudo maksimum 55 milimeter selama 27 detik.
