Pemanfatan Gas Bumi di Balam Meningkat, PGN Gencar Edukasi Warga

- Pemanfaatan jaringan gas bumi rumah tangga di Bandar Lampung meningkat, sehingga PGN Area Lampung menggelar edukasi bagi warga RT 10 Perumahan Indah Sejahtera, Sukarame.
- Materi edukasi mencakup penggunaan, perawatan instalasi, pencatatan meter, serta penanganan gangguan. Pelanggan diminta mengamankan kondisi dan menghubungi Pertamina 135 bila mencium bau gas.
- PGN juga mengenalkan pencatatan meter mandiri melalui PGN Mobile agar pelanggan dapat memantau pemakaian, tagihan, dan pelaporan penggunaan gas setiap bulan.
Bandar Lampung, IDN Times - Pemanfaatan jaringan gas bumi di tingkat rumah tangga Kota Bandar Lampung meningkat. Seiring peningkatan itu, pelanggan perlu mendapat edukasi.
Hal tersebut disampaikan Area Head PGN Lampung Ahmad Abrar. Menurutnya, edukasi mencakup keamanan penggunan gas bumi rumah tangga, layanan pelanggan, pencatatan meter, hingga prosedur penanganan apabila terjadi gangguan.
"Seperti yang kami lakukan kepada warga RT 10, Perumahan Indah Sejahtera, Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung Rabu 30 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi warga untuk berdiskusi langsung mengenai pemanfaatan gas bumi sekaligus menyampaikan berbagai pertanyaan terkait layanan jargas," jelasnya, Jumat (2/10/2026).
1. Apa saja edukasi yang diberikan?

Ilustrasi petugas PGN mendatangi rumah warga untuk layanan jaringan gas. (Dok. PGN Lampung). Abrar mengatakan, dalam kegiatan edukasi, warga mendapatkan penjelasan mengenai tata cara penggunaan dan perawatan jaringan gas rumah tangga, langkah yang perlu dilakukan apabila terdapat indikasi gangguan, hingga mekanisme pencatatan meter.
Ia mengatakan, gas bumi PGN untuk pelanggan rumah tangga disalurkan melalui tekanan rendah sesuai standar jaringan gas rumah tangga. Tekanan tersebut telah diatur untuk mendukung keamanan penggunaan gas bumi di rumah pelanggan.
Selain memiliki tekanan yang rendah dan terkontrol, gas bumi memiliki karakteristik lebih ringan dibandingkan udara. Gas bumi cenderung bergerak ke atas dan terdispersi di udara.
2. Pelanggan diimbau tetap perhatikan kondisi instalasi gas

Aris, pelanggan jargas PGN Area Lampung asal Kecamatan Enggal, Bandar Lampung. (Dok. PGN Lampung). Meski diklaim gas bumi aman, Abrar mengatakan, pelanggan tetap diimbau memperhatikan kondisi instalasi dan peralatan gas di rumah. Apabila mencium bau gas atau menemukan indikasi gangguan, pelanggan diminta segera melakukan langkah pengamanan dan menghubungi call center Pertamina di 135.
"Di RT 10 ini warga sudah banyak yang menggunakan gas sehingga diperlukan adanya edukasi kembali tentang penggunaan gas bumi di rumah tangga. saat PGN datang, mereka antusias menghubungi atau bertanya terhadap permasalahan gas yang terjadi di perumahan mereka," ujar Abrar.
3. Edukasi penggunaan PGN Mobile

Pelanggan rumah tangga menggunakan aplikasi PGN Mobile yang sekarang berganti menjadi Pertiwi Mobile. (Dok. PGN) Edukasi juga mencakup pencatatan angka pada meter gas. Selain pencatatan secara berkala oleh petugas, pelanggan dapat melakukan pencatatan meter secara mandiri setiap bulan melalui aplikasi PGN Mobile.
Fasilitas tersebut memungkinkan pelanggan turut memantau pemakaian, penagihan, dan melaporkan penggunaan gas bumi secara mandiri atau yang disebut catat menter mandiri (CMM). Dengan demikian, pelanggan dapat mengetahui pemakaian gas sekaligus memanfaatkan layanan digital yang disediakan PGN.
"Melalui kegiatan edukasi ini, PGN Area Lampung berharap pemahaman masyarakat mengenai penggunaan dan perawatan jaringan gas bumi rumah tangga semakin tinggi. Masyarakat juga diharapkan dapat memanfaatkan layanan gas rumah tangga secara aman, optimal, dan berkelanjutan," jelas Abrar.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)






















