Geger! Warga Bali di Way Kanan Temukan Mayat di Gubuk

Way Kanan, IDN Times - Warga Kampung Bali Sadhar Tengah, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan digegerkan penemuan mayat laki-laki anonim tanpa busana di sebuah gubuk kebun jagung, Rabu (9/3/2022).
Penemuan mayat itu diketahui sudah ditangani petugas Polsek Banjit mendatangi lokasi kejadian untuk mengolah tempat kejadian perkara (TKP). Selain itu berkoordinasi dengan UPT Puskesmas Banjit, serta Unit INAFIS Satreskrim Polres Way Kanan.
"Korban sudah langsung kami evakuasi untuk dimakamkan secara prokes di pemakaman umum Dusun 2 Sari Mulyo Kampung Bali Sadhar kemarin," kata Kapolsek Banjit, AKP Singgih Widada, Kamis (10/3/2022).
1. Hasil visum tidak ada tanda-tanda kekerasan

Berdasarkan hasil Visum et Repertum oleh tim UPT Puskesmas Banjit dan Unit INAFIS Satreskrim Polres Way Kanan, Singgih menjelaskan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Selain itu, korban juga diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari 12 jam sebelum ditemukan warga.
Menurutnya, mayat laki-laki tersebut diketahui keseharian mengalami gangguan difabel mental dan acapkali berdiri di pinggir jalan. Namun memang, tidak pernah mengganggu warga sekitar.
"Kalau dari hasil pemeriksaan tim media dan Unit Inafis kemarin, bahwa korban ini kami duga meninggal dunia akibat sakit menahun telah dideritanya," terang Kapolsek.
2. Korban ditemukan tergeletak di lantai

Lebih lanjut Singgih mengungkapkan, penemuan mayat itu pertama kali disaksikan saksi Nyoman Sekle, selaku pemilik kebun jagung saat tiba ladang miliknya tersebut, Rabu (9/3/2022).
Setibanya di gubuk kebun, tanpa sengaja Nyoman menemukan seorang laki-laki tanpa busana tergeletak di lantai dan coba membangunkan korban, namun laki-laki itu tak kunjung sadarkan diri. Mengetahui ada keanehan, Nyoman kemudian pergi memberitahukan kepada saksi lainnya, Made Bagiana selaku Linmas Dusun 4 Sari Agung, Kampung Bali Sadhar Tengah.
"Kedua saksi ini kembali ke gubuk untuk memastikan keadaannya, ternyata benar bahwa korban telah meninggal. Lalu Nyoman menghubungi aparatur kampung dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Banjit," terang Kapolsek.
3. Mayat dimakamkan dengan tata laksana prokes

Usai Polsek Banjit dengan UPT Puskesmas Banjit dan Unit Inafis Satreskrim Polres Way Kanan mendapatkan hasil visum, Singgih menyampaikan, korban tidak ketahui keberadaan keluarganya diputuskan untuk segera dimakamkan dengan tata laksana prokes.
"Pemakaman kemarin juga sempat dihadiri jajaran Forkopimcam Banjit dari Camat, Kepala UPT Puskesmas, Bhabinkamtibmas, dan Kadus setempat," tandas Kapolsek.


















