Bandar Lampung, IDN Times - Polisi mengungkap fakta di balik kasus duel berdarah antar pelajar SMP di Kota Bandar Lampung hingga menyebabkan seorang siswa berinisial VI (13) mengalami tiga luka tusuk.
Kapolresta Bandar Lampung, Alfret Jacob Tilukay mengatakan, pelaku penusukan merupakan rekan sejawatnya korban berinisial KAS (13). Pelaku disebut kerap mendapatkan tindakan perundungan atau bullying oleh korban.
"Ya, awalnya dia (KAS) diajak kelahi (VI), kemudian dibully, sudah dipiting sama korban. Jadi pelaku ini dibully dengan dikatakan orang tuanya sehingga menyakiti harga dirinya," ujar Alfret, Selasa (26/5/2026).
