Pringsewu, IDN Times - Selama ini, kunyit, umbi dewa, dan sambiloto lebih dikenal sebagai tanaman yang tumbuh di sekitar rumah warga. Di Desa Lugusari, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Lampung, tanaman lokal tersebut mulai dikenalkan dengan pemanfaatan berbeda, yakni sebagai bahan dalam pengembangan plester herbal.
Inovasi itu diperkenalkan dosen Program Studi Teknik Biomedis Institut Teknologi Sumatera (Itera) melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Bukan sekadar memperkenalkan produknya, masyarakat juga diajak langsung belajar membuat plester herbal dari tahap pengolahan bahan hingga pengemasan.
