Bandar Lampung, IDN Times - Fenomena cuaca panas terik kembali melanda sejumlah wilayah di Tanah Air, termasuk di Provinsi Lampung. Kondisi suhu panas terasa mulai dari pagi hingga sore dan sesekali hujan mengguyur pada malam hari.
Kasi Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Lampung, Rudi Harianto mengatakan, cuaca panas terik itu merupakan fenomena pemanasan global dan salah satunya akibat perubahan dinamika atmostfer.
"Cuaca panas terik belakang adalah pemanasan global. Indonesia sendiri dipastikan tidak mengalami gelombang panas, tetapi suhu maksimum udara permukaan memang kini tergolong panas," ujarnya, Senin (1/5/2023).
