Mesuji, IDN Times - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu-Lampung mengungkap dugaan penyebab kemunculan seekor tapir (Tapirus indicus) di kawasan Register 45, Kabupaten Mesuji hingga akhirnya dibunuh oleh warga.
Kepala Seksi KSDA Wilayah 3 Lampung BKSDA Bengkulu, Itno Itoyo mengatakan, berdasarkan hasil penelusuran, kemunculan satwa dilindungi tersebut diduga berkaitan dengan proses alami perpindahan wilayah jelajah.
"Ada kemungkinan tapir tersebut sedang berada pada fase alami lepas sapih dari induknya, sehingga mulai mencari wilayah jelajah baru. Diduga individu tapir itu hendak menuju kawasan di seberang Jalan Lintas Sumatra karena posisi jalan tersebut membelah kawasan Register 45," ujarnya dikonfirmasi, Sabtu (4/7/2026).
