Berkat Laporan Warga, Pria Ngaku Bripka Polisi di Lampung Terkuak

- Polisi mendapat laporan warga tentang pria yang mengaku sebagai Bripka Polri di Lampung
- Petugas menemukan bahwa pria tersebut bukan anggota Polri dan barang bukti atribut kepolisian dibeli secara daring
- Zulhipni diketahui mengalami gangguan jiwa dan memiliki obsesi menjadi anggota Polri, masyarakat diimbau untuk waspada
Tulang Bawang Barat, IDN Times – Seorang pria mengaku sebagai Bripka berhasil diamankan oleh Sipropam Polres Tulang Bawang Barat.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan polisi menerima laporan warga melalui call center 110 yang menjadi kunci terbongkarnya aksi seorang pria bernama Zulhipni.
Dia mengaku sebagai anggota Polri berpangkat Bripka dan mengenakan seragam dinas lengkap di Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung.
"Informasi dari masyarakat tersebut diterima pada Rabu (14/1/2026) sekitar pukul 09.50 WIB, menyebutkan adanya pria berseragam Polri di Tiyuh Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah," katanya, Kamis (15/1/2026).
1. Langsung didatangi

Yuni menyampaikan, petugas Sipropam bersama unsur Samapta, Kanit Intelkam Polsek Tulang Bawang Tengah, langsung mendatangi rumah Zulhipni untuk memastikan kebenaran informasi sekaligus mengantisipasi penyalahgunaan atribut kepolisian.
Yuni memastikan, hasil pemeriksaan awal menunjukkan Zulhipni bukan anggota Polri.
“Yang bersangkutan mengaku sebagai anggota Polri berpangkat Bripka, namun setelah dilakukan pengecekan, dipastikan bukan anggota Polri,” ujarnya.
2. Barang bukti

Dari hasil pemeriksaan, petugas mengamankan satu set pakaian PDL two tone Polri lengkap dengan atribut berpangkat Bripka yang diketahui diperoleh melalui pembelian secara daring.
“Atribut dinas Polri yang digunakan diperoleh dari pembelian online dan tidak digunakan sesuai peruntukannya,” jelasnya.
Saat ini seluruh atribut kepolisian telah diamankan di Mako Polres Tulang Bawang Barat. Kepolisian juga berkoordinasi dengan pihak keluarga guna mencegah kejadian serupa terulang.
3. Alami gangguan jiwa

Yuni mengungkapkan, pengakuan Zulhipni sebagai anggota Polri dipengaruhi oleh kondisi kejiwaan yang bersangkutan.
“Berdasarkan keterangan dan dokumen yang ada, yang bersangkutan diketahui mengalami gangguan jiwa dan memiliki obsesi menjadi anggota Polri,” ungkapnya.
Sebagai langkah pencegahan, Polda Lampung mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya kepada pihak yang mengaku sebagai anggota Polri.
"Jika ada yang mengaku anggota dan tanpa identitas resmi serta segera melapor jika menemukan dugaan penyalahgunaan atribut kepolisian," imbaunya.

















