Begini Pemanfaatan Rute Ciwandan-Panjang Masa Angkutan Lebaran 2024

- Rute penyeberangan Ciwandan-Panjang hanya dibuka selama arus mudik Lebaran 2024, tanpa jadwal untuk pasca Idul Fitri.
- Pelabuhan Bakauheni dianggap masih mampu mengakomodir pelayanan penyeberangan periode arus balik Lebaran.
- Tarif penyeberangan Ciwandan-Panjang sama dengan rute Merak-Bakauheni dan akan disubsidi pemerintah, meski memiliki jarak tempuh yang lebih jauh.
Bandar Lampung, IDN Times - Rute penyeberangan Pelabuhan Ciwandan, Cilegon menuju Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung hanya akan dimanfaatkan atau dibuka selama periode arus mudik Lebaran 2024.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo mengatakan, keputusan tersebut berdasarkan kebijakan akhir Kementerian Perhubungan bersama instasi terkait lainnya, ihwal skema angkutan penyeberangan pada Idul Fitri di tahun ini.
"Penyeberangan dari Pelabuhan Ciwandan memuji Panjang itu hanya pada H - (menjelang Idul Fitri), sementara H+ (pasca Idul Fitri) tidak dijadwalkan," ujarnya kepada IDN Times, Jumat (5/4/2024).
1. Pengaktifan rute Pelabuhan Panjang - Ciwandan memungkinkan jika terjadi stagnasi

Menurut Bambang, kebijakan sekaligus keputusan itu dikarenakan Pelabuhan Bakauheni dengan kesiapan tujuh dermaganya dirasa masih mampu mengakomodir pelayanan penyeberangan periode arus balik Lebaran.
"Di Pelabuhan Bakauheni semua dermaga sudah siap. InsyaAllah, dengan optimalisasi masih sangat memungkinkan," katanya.
Meski demikian, pengaktifan rute Pelabuhan Panjang-Ciwandan pada arus balik Lebaran tidak menutup kemungkinan bakal dibuka tatkala terjadi stagnasi arus lalu lintas. "Kemungkinan baru akan dimainkan," sambungnya.
2. Tarif tiket rute Ciwandan-Panjang seharga tiket Merak - Bakauheni

Ihwal tarif rute penyeberangan Pelabuhan Ciwandan-Panjang, Bambang menginformasikan, layanan hanya dikhususkan bagi penumpang sepeda motor dan truk kecil ini akan dikenakan harga tiket sama dengan rute Merak - Bakauheni.
Kendati kedua rute penyeberangan memiliki jarak tempuh berbeda, maka selisih tarif tersebut akan ditanggung oleh pemerintah alias dikenakan subsidi.
"Walaupun jaraknya lebih jauh (Ciwandan - Panjang dibandingkan Merak - Bakauheni), selisih tarifnya menjadi tanggung jawab pemerintah. Artinya akan diberikan subsidi atas kelebihan jarak tersebut," ucap dia.
3. Optimis hadapi periode angkutan Lebaran 2024

Dengan serangkaian persiapan menyambut arus mudik dan balik Idul Fitri 2024, Bambang menyampaikan, pemerintah daerah bersama stakeholder terkait lainnya amat optimis periode angkutan Lebaran tahun ini bisa berjalan dengan aman, nyaman, dan lancar.
"Dukungan pemerintah pusat yakin, kalau Lampung itu sanggup mengatasi momen arus mudik maupun balik Lebaran," tandas eks Pj Bupati Pesisir Barat tersebut.





















