Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
BBPOM Bandar Lampung Uji Sampel Jajanan Diduga Picu Siswa SD Keracunan
Penampakan produk jajanan dan para korban anak SD di Bandar Lampung diduga alami keracunan. (IDN Times/Istimewa).
  • BPOM Bandar Lampung melakukan pengujian kimia dan mikrobiologi terhadap makanan yang diduga sebabkan keracunan belasan siswa SDN 1 Durian Payung.
  • Pengujian bertujuan memastikan penyebab utama gejala lemas dan muntah-muntah pada korban, membutuhkan waktu satu hingga dua pekan.
  • BBPOM masih berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menarik produk pangan impor merek Yummy Stick yang diduga menjadi penyebab keracunan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandar Lampung, IDN Times - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Bandar Lampung melakukan pengujian sample terhadap makan diduga sebabkan keracunan dialami belasan korban siswa SDN 1 Durian Payung.

Kepala BBPOM di Bandar Lampung, Ani Fatimah mengatakan, pengujian sampe bahan makanan dimaksud yaitu, jajanan kemasan merek Yummy Stick dengan dilakukan metode uji kimia dan mikrobiologi.

"Kita sedang melakukan uji terhadap sampel, sambil menunggu hasil investigasi dari Dinas Kesehatan," ujarnya dikonfirmasi, Rabu (23/10/2024).

1. Uji sample makan waktu 1-2 pekan

Freepik

Ani melanjutkan, pengujian dilakukan pihaknya ditujukan guna memastikan penyebab utama para korban anak siswa tersebut sampai mengalami gejala lemas dan muntah-muntah hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Lebih lanjut, pengujian sampel makanan tersebut dikatakan biasanya membutuhkan waktu selama sepekan hingga dua pekan.

"Biasanya uji mikrobiologi bisa satu sampai dua minggu, mohon waktu," ucapnya.

2. Belum ambil langkah penarikan produk

Petugas kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap jajanan dikonsumsi para korban keracunan siswa SD di Bandar Lampung. (Dok. Polresta Bandar Lampung).

Disinggung ihwal langkah penarikan terhadap makanan jajanan tersebut, Ani menyebutkan, BBPOM di Bandar Lampung masih berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, lantaran produk merupakan pangan impor.

"Ini pangan impor, kami sedang mengujinya," kata dia.

3. Belasan siswa SD dirawat di rumah sakit

Petugas Inafis Satreskrim Polresta Bandar Lampung mendalami keterangan para korban keracunan. (Dok. Polresta Bandar Lampung).

Dalam peristiwa ini, keracunan makanan dialami oleh belasan siswa-siswi SD Negeri 1 Durian Payung terjadi, Selasa (23/10/2024) pagi. Akibatnya, para pelajar mengalami pusing hingga muntah diduga setelah mengkonsumsi jajanan dengan merek Yummy Stick.

Atas insiden tersebut, para korban anak harus dilarikan dan menjalani perawatan medis RSUD dr. A. Dadi Tjokrodipo, Bandar Lampung.

Editorial Team

Related Article