Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Apakah Penjual Takjil Tanpa Lapak Resmi Boleh Jualan? Ini Kata Pemkot

Ilustrasi para pedagang UMKM. (IDN Times/Pixel)
Ilustrasi para pedagang UMKM. (IDN Times/Pixel)
Intinya sih...
  • Tidak ada inisiasi lapak khusus oleh Pemkot Bandar Lampung untuk pedagang takjil
  • Pedagang tetap diizinkan berjualan di sejumlah lokasi, termasuk di sepanjang Jalan Gatot Subroto
  • Para pedagang diminta untuk menjaga lalu lintas, kebersihan, dan kesehatan makanan yang dijual selama bulan Ramadan
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandar Lampung, IDN Times – Pemerintah Kota Bandar Lampung menyatakan dukungan terhadap maraknya penjualan takjil selama bulan Ramadan 2026. Meski begitu, pemkot memastikan tidak menyiapkan lokasi khusus bagi pedagang musiman tersebut.

Kepala Dinas Perindustrian Kota Bandar Lampung, Ahmad Husna, mengatakan pihaknya mendukung kelompok-kelompok penjual takjil yang sudah terbentuk di tengah masyarakat.

“Sampai hari ini kita mendukung setiap kelompok takjil yang sudah ada di masyarakat. Kita mendorong itu untuk ditingkatkan lagi,” ujarnya, Selasa (17/2/2026).

1. Tidak ada inisiasi lapak khusus

Bazar UMKM di Bandar Lampung. (IDN Times/Muhaimin)
Bazar UMKM di Bandar Lampung. (IDN Times/Muhaimin)

Husna menegaskan, Pemkot tidak menginisiasi penyediaan tempat khusus untuk pedagang takjil. Menurutnya, para pedagang selama ini telah memiliki titik berjualan masing-masing di sejumlah ruas jalan.

“Kalau untuk tempat khusus yang disediakan pemkot tidak ada. Masing-masing pedagang biasanya sudah ada titik-titik jualan,” jelasnya.

2. Pedagang tetap diizinkan jualan

community.idntimes.com
Kepala Dinas Perindustrian Bandar Lampung, M. Husna. (IDN Times/Muhaimin)

Husna menambahkan, pedagang diperbolehkan berjualan di sejumlah lokasi, termasuk di sepanjang Jalan Gatot Subroto. Namun, pemkot tetap tidak menyediakan fasilitas khusus di area tersebut.

“Boleh juga jualan di sepanjang Jalan Gatot Subroto, tapi kita tidak menginisiasi menyiapkan tempat,” katanya.

3. Diminta jaga lalu lintas dan kebersihan

community.idntimes.com
Ilustrasi lalu lintas. (Pixabay)

Meski mendukung aktivitas ekonomi selama Ramadan, pemkot mengingatkan para pedagang agar tidak mengganggu ketertiban umum. Husna menekankan pentingnya menjaga kelancaran arus lalu lintas, kebersihan, serta aspek kesehatan makanan yang dijual.

“Semoga ibadah puasa berjalan lancar. Silakan berjualan, tapi jangan sampai mengganggu arus lalu lintas. Kebersihan dan kesehatan tolong dijaga untuk para pembeli takjil,” tuturnya.

Dengan kebijakan ini, Pemkot berharap geliat ekonomi Ramadan tetap tumbuh, tanpa menimbulkan persoalan baru di ruang publik Kota Bandar Lampung.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest News Lampung

See More

Apakah Penjual Takjil Tanpa Lapak Resmi Boleh Jualan? Ini Kata Pemkot

18 Feb 2026, 06:01 WIBNews