Geger Temuan Kerangka Manusia di Lampung Tengah, Diduga Warga Sumbar

- Penanganan awal dilakukan oleh petugas polisi
- Jenazah dievakuasi dan akan diautopsi di RS Bhayangkara
- Imbauan kepada warga untuk tetap tenang dan menyerahkan proses penanganan kasus kepada pihak kepolisian
Lampung Tengah, IDN Times - Warga Kampung Gunung Agung, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah digegerkan penemuan kerangka manusia di area perkebunan. Korban diduga beralamatkan asal Sumatra Barat (Sumbar).
Kapolres Lampung Tengah, Charles Pandapotan Tampubolon membenarkan ihwal peristiwa tersebut. Kerangka manusia itu pertama kali ditemukan oleh saksi Daliman saat mencari bambu di lahan milik warga setempat, Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
"Benar, saksi ini awalnya mendapati sesosok kerangka tergeletak di tanah dalam posisi terlentang," ujarnya dimintai keterangan, Senin (16/2/2026).
1. Telah dilakukan penanganan awal

Charles menyampaikan, temuan tersebut langsung dilaporkan kepada aparatur setempat hingga akhirnya diteruskan kepada polisi. Petugas Polres Lampung Tengah menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal.
“Petugas kami sudah langsung mendatangi tempat kejadian perkara, memasang garis polisi, melakukan pengumpulan bahan keterangan serta mendata para saksi,” katanya.
2. Bakal diautopsi, diduga warga Sumbar

Jasad korban telah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung, Kota Bandar Lampung untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan identitas serta penyebab kematian.
“Ya, rencananya akan akan dilakukan autopsi di RS Bhayangkara. Saat ini, tim Inafis Polres Lampung Tengah masih melakukan pendalaman terkait temuan kerangka manusia tersebut,” jelas Charles.
Berdasarkan identitas ditemukan, korban diketahui bernama Novri Ramadhan Putra berusia 24 tahun. Ia tercatat sebagai warga Desa Koto Kaciak, Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman, Provinsi Sumbar.
"Kami masih menyelidiki menggali keterangan warga sekitar, untuk mengetahui apakah korban merupakan warga setempat atau pendatang, mengingat identitas yang ditemukan berasal dari luar daerah,” tambahnya.
3. Imbau warga tetap tenang

Ihwal penemuan tersebut, Charles memastikan, polisi masih terus melakukan penyelidikan mendalam, serta berupaya menghubungi pihak diduga keluarga korban.
"Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kasus ini kepada aparat kepolisian," imbuh kapolres.
















