Akses Air Bersih Kini Hadir di Wilayah Bencana

- Akses air bersih dibangun di lima lokasi strategis di Aceh yang terdampak bencana.
- Program ini menyasar tiga kabupaten, dorong percepatan pemulihan pelaku usaha, dan ada peningkatan transaksi donasi online.
- Kolaborasi Indosat Ooredoo Hutchison, Tokopedia, Kementerian UMKM, dan Dompet Dhuafa memperkuat ekosistem UMKM agar dapat bangkit kembali di Aceh.
Akses air bersih bagi masyarakat akan dibangun di lima lokasi strategis di Aceh yang terdampak bencana. Pembangunan sumur bor ini kolaborasi Indosat Ooredoo Hutchison, Tokopedia menggandeng Kementerian UMKM dan Dompet Dhuafa, sebagai kelanjutan dari aksi pemulihan pascabencana melalui inisiatif sosial bertajuk "Langkah Baik di Aceh".
1. Sasar tiga kabupaten

Program ini secara khusus menyasar tiga kabupaten, yaitu Aceh Utara, Pidie, dan Pidie Jaya. Di Kabupaten Aceh Utara lokasinya Pasar Lhoksukon (Kecamatan Lhoksukon), Pasar Geudong (Kecamatan Samudera), dan Pasar Keude Bungkah (Kecamatan Muara Batu).
Sedangkan Kabupaten Pidie Jaya berlokasi di Pasar Kota Meureudu (Titik seremoni utama) dan Pasar Meurah Dua. Penempatan sumur bor difokuskan di area pasar bertujuan untuk mendukung pemulihan ekonomi lokal dengan memastikan keberlangsungan aktivitas ekonomi para pelaku UMKM dan pengunjung pasar melalui ketersediaan sumber air bersih yang berkelanjutan.
Selain sumur bor, fasilitas ini juga dilengkapi dengan pembangunan infrastruktur MCK (Mandi, Cuci, Kakus).
2. Dorong percepatan pemulihan pelaku usaha di wilayah terdampak bencana

Maman Abdurrahman, Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah mengatakan, melalui program UMKM Bangkit, Kementerian UMKM mendorong percepatan pemulihan pelaku usaha di wilayah terdampak bencana. Termasuk dengan memastikan tersedianya infrastruktur dasar yang layak di pusat-pusat aktivitas ekonomi rakyat seperti pasar rakyat.
Akses air bersih merupakan fondasi penting agar pengusaha UMKM dapat kembali bertransaksi melayani masyarakat. "Kami mengapresiasi kolaborasi IOH dan Tokopedia yang tidak hanya menghadirkan bantuan sosial, tetapi juga secara nyata memperkuat ekosistem UMKM agar dapat bangkit, berdaya saing, dan tumbuh kembali di Aceh," jelasnya.
Agus Sulistio, EVP - Head of Circle Sumatra Indosat Ooredoo Hutchison, menyampaikan, inisiatif ini merupakan wujud nyata komitmen Indosat untuk senantiasa hadir bagi masyarakat yang terdampak bencana, khususnya di Aceh. "Melalui skema donasi digital yang terintegrasi dengan pembelian paket data IM3 dan Tri di aplikasi Tokopedia, kami mengajak pelanggan untuk tidak hanya menikmati layanan telekomunikasi, tetapi juga berkontribusi langsung dalam memberdayakan komunitas dan memulihkan infrastruktur vital di pasar-pasar rakyat Aceh,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (16/2/2026)
Mekanisme "Donasi Journey" ini, setiap pelanggan yang melakukan transaksi pengisian pulsa atau paket data (seperti IM3 Freedom Internet 9GB atau Tri Happy 10GB) melalui Tokopedia secara otomatis telah ikut menyumbangkan nilai donasi tertentu yang akan disalurkan oleh Tokopedia ke lembaga sosial terkait.
3. Ada peningkatan transaksi donasi online

Hilmi Adrianto, Head of Public Policy and Government Relations PT Tokopedia-TikTok E-Commerce Indonesia menambahkan, sebagai platform digital yang konsisten mendukung produk dan program dana sosial, pihaknya melihat adanya peningkatan transaksi donasi online yang signifikan sejak pertama kali dirilis.
Menurutnya, kolaborasi dengan IOH tidak hanya memperluas dampak sosial melalui pembangunan sumur bor di pasar-pasar rakyat Aceh, tetapi juga kami perkuat melalui kampanye promosi produk-produk UMKM terdampak bencana dalam program UMKM Bangkit Melalui fitur BeliLokal yang dapat diakses di Tokopedia dan TikTok Shop.
Herdiansah selaku Wakil Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika mengatakan, program ini merupakan langkah kebaikan yang sangat penting sekali bagi kebermanfaatan masyarakat terutama para penyintas banjir bandang di Aceh. Diharapkan dengan kehadiran 5 sumur bor dapat mendorong penyaluran serta ketersediaan kebutuhan air bersih yang cukup bagi penyintas di area tersebut”.
















